MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Indonesia harus keluar dari jebakan pendapatan menengah, untuk itu butuh sumber daya unggul dalam berbagai bidang.
Ke depan, kita butuhkan sumber daya manusia unggul agar bangsa ini dapat keluar dari jebakan pendapatan menengah, kata Dekan FEB Unismuh Makassar, Ismail Rasulong SE MM.
Ismail Rasulong mengatakan itu ketika membuka Festival Manajemen 2019 di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Prodi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Makassar gelar Festival Manajemen 2019, Senin (23/9/2019), di Balai Sidang Unismuh Makassar.
Ismail mengatakan, festival yang Prodi S1 Manajemen Unismuh itu selenggarakan itu termasuk spektakuler karena mahasiswa mampu hadirkan kreativitas.
Menghadirkan Kekagetan
Dia menjelaskan, era Revolusi Industri 4.0, menghadirkan beberapa kekagetan-kekagetan. Bukan hanya pada dunia ekonomi dan politik, tetapi juga pada dunia pendidikan tinggi.
Ke depan, kita butuhkan sumber daya manusia unggul agar bangsa ini dapat keluar dari jebakan pendapatan menengah.
“Agar dapat keluar dari jebakan ini, maka pertumbuhan harus di atas rata-rata 5 persen, agar dapat bergeser dari status negara berkembang,” katanya .
Bagi negara berkembang agar dapat keluar dari jebakan itu, butuh waktu 40 tahun.
“Jadi kalau Indonesia masuk kategori negara berkembang 1985 dengan rentang waktu 40 tahun maka 2027 Indonesia baru dapat keluar jebakan dengan dukungan SDM berkualitas,” tandas Wakil Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah Sulsel ini.
Demikian rilis dari Humas Unismuh Makassar. (har)













