India akan melengkapi kapal induk dengan lebih dari dua lusin pesawat tempur baru, dengan Rafale-M dari Dassault Prancis dan F/A-18 Block III Super Hornet yang dibangun oleh perusahaan Amerika Boeing, yang saat ini sedang dipertimbangkan.
Sampai saat itu terjadi, India akan bergantung pada pesawat Rusia yang dipinjam dari satu-satunya kapal induk India lainnya, kata Rahul Bedi seorang ahli pertahanan. Dalam beberapa tahun terakhir, Cina telah memperluas kehadirannya ke Samudra Hindia, Pasifik Barat dan sekitarnya.
Berita Terkait :
Drum Band SD Hang Tuah Makassar Pukau Petinggi Lantamal VI
Bulan Agustus, kapal itu berlayar dengan kapal angkatan laut ke pelabuhan buatan Cina di Sri Lanka meskipun ada kekhawatiran keamanan dari New Delhi tentang panggilan pelabuhan semacam itu langsung di lepas pantai India sendiri.
Beijing menyebut kapal itu sebagai kapal penelitian, tetapi secara luas diyakini sebagai kapal mata-mata penggunaan ganda yang dikhawatirkan India dapat digunakan mengawasi wilayah tersebut.
Menanggapi kekhawatiran atas meningkatnya ketegasan Cina, Angkatan Laut India tahun lalu mengirim empat kapal ke Asia Tenggara, Laut Cina Selatan dan kawasan Indo-Pasifik untuk latihan dengan anggota kelompok negara “Quad” lainnya yakni AS, Jepang dan Australia, menurut Kementerian Pertahanan India. (bas)













