Dompet Dhuafa Percepat Pembangunan Huntara Untuk Penyintas Awan Panas Gunung Semeru

MAKASSARCHANNEL, LUMAJANG, JATIM – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa membangun hunian sementara (Huntara) untuk masyarakat yang terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Kami targetkan 50 huntara. Pada tahap satu ini sedang berjalan 16 unit, 10 di antaranya sudah finishing. Setelah berkoordinasi dengan BPBD dan pemda, penyintas bisa menempati hunian ini. Insyallah akan selesai bulan Agustus. Mohon doa dan dukungannya,” kata Chief Executive DMC Dompet Dhuafa, Haryo Mojopahit.

Data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Nasional, tanggal 10 Januari 2022 menyebutkan ada 1.027 rumah warga yang rusak menyebabkan 6.597 warga mengungsi.

Mereka mengungsi ke berbagai tempat, ada yang ke rumah kerabat hingga ke tenda pengungsian di Lapangan Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Sulianto salah satu penyintas yang tinggal menetap di tenda pengungsian Desa Penanggal mengungkapkan keresahannya, selama tinggal di tenda pengungsian.

Berita Terkait :
Bazma Pertamina Serahkan Ambulans Ke Dompet Dhuafa Untuk Layanan Kesehatan Gratis Di Aceh

“Biasanya kalau siang itu kami jarang berdiam diri di tenda, kami keluar di bawah pohon itu. Karena pada saat siang itu cuacanya sangat panas. Pada malam hari, baru terasa dingin,” katanya ditemui tim DMC Dompet Dhuafa, Rabu (29/6/2022).

Dia mengatakan, karena cuaca yang berubah, biasanya anak-anak itu muntah-muntah. Mungkin karena kedinginan dan kepanasan itu. Batuk, pilek juga sering.

Salah seorang penyintas lainnya, Slamet Santoso yang yang berasal dari Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, juga menuturkan keresahannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *