Warga Tanam Kelapa Di Jalan Trans Sulawesi Luwu Utara

MAKASSARCHANNEL.COM – Kecewa terhadap pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan berlubang, warga Desa Buangin, Kecamatan Sabbang Selatan, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menanam kelapa dan pisang di jalan Trans Sulawesi Luwu Utara.

Tindakan tersebut dilakukan karena sudah banyak korban yang jatuh terperosok di jalan berlubang tersebut. Padahal, jalan provinsi tersebut tergolong padat dilalui kendaraan.
Pantauan media ini, Minggu (26/9/2021), pohon pisang dan kelapa yang diberi balok penyanggah dicor semen oleh pemuda setempat agar kokoh.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Buangin, Rustam, mengatakan, tindakan itu dilakukan karena sudah banyak jatuh korban di jalan berlubang tersebut.

“Tadi siang saja, ada pak. Orang dari arah Selatan ke arah utara jatuh dan luka di wajah, mulutnya sobek keluar darah. Mungkin tidak lihat ada lubang itu jadi dia terperosok, sehingga oleng dan akhirnya jatuh,” katanya.

Berita Terkait :
Ke Morowali Bawa Sabu, Polisi Lutra Ciduk Pemuda Asal Sabbang

Rustam mengaku, sebelum warga menanam pohon pisang itu, pihaknya sudah meletakkan ban bekas dan segitiga pengaman di tempat itu agar pengendara tahu ada lubang. Karena belum kunjung diperbaiki, para pemuda Tarue berinisiatif mengecor lubang tersebut dan dikasih tanda kayu dengan dibungkus baliho, agar pengendara motor bisa melihatnya.

Warga Tarue, Mama Sampe, yang sehari-hari jualan di samping Mesjid Tarue, berharap pemerintah memperbaiki jalanan berlobang tersebut karena sudah banyaknya korban berjatuhan.

Dia mengatakan, setiap hari selalu saja ada pengguna jalan yang terjatuh karena tak melihat jalanan berlubang. Korbannya bukan hanya warga Luwu Utara, tetapi ada juga yang berasal dari luar Masamba.

Sementara itu, Kepala Desa Buangin, Zulkifli, mengaku perihal jalan berlubang tersebut sudah dilaporkan kepada Camat Sabbang Selatan Fatmawati dan Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, namun belum ada tindak lanjut. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *