Gegara Ini, PHL Samsat Bulukumba Dipolisikan

MAKASSARCHANNEL.COM – Pekerja Harian Lepas (PHL) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bulukumba, JS (35 tahun), dilaporkan ke polisi, karena diduga menggelapkan uang pajak kendaraan bermotor.

Aksinya itu diduga telah berlangsung sejak tiga tahun lalu, sehingga nilai pajak yang digelapkan mencapai ratusan juta rupiah. Praktiknya baru terungkap setelah beberapa korban beberapa korban mendatangi Mapolres Bulukumba.

Kanit Regident Polres Bulukumba Iptu Sudirman, Selasa (31/8/2021), membenarkan kejadian tersebut. Sebagian korabnnya sudah berkonsultasi dan diarahkan untuk membuat laporan agar dapat diproses hukum.

“Kami arahkan korban untuk membuat laporan. Sebelumnya, korban sudah didatangi pelaku, hanya saja pelaku tidak ada di rumah,” katanya.

Salah satu korban, Muhammad Asri (43 tahun), mengaku telah membayar pajak kendaraannya, pada akhir bulan Juni 2021 lalu, melalui JS yang berjanji akan membantu menguruskannya dengan meminta uang Rp19.300.000.

Berita Terkait :
Tahanan Narkoba Menikah Di Mapolres Bulukumba, Ini Kata Humas Polda

“Dia menyanggupi bisa mengurus pajak kendaraan plat Bulukumba saat itu. JS minta uang Rp19.300.000 untuk pengurusan pajak. Setelah ditunggu belum selesai sampai sekarang,” katanya.

Akibatnya, Muhammad Asri yang harus menanggung risikonya dan terpaksa mengeluarkan uang lagi untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang jatuh tempo pada bulan Juni 2021. Sementara uang yang sudah diserahkan kepada JS tak kunjung kembali.

Korban lainnya, Ikbal (49 tahun) mengatakan, bahwa pihak yang menjadi korban JS sudah banyak.

Saat dilakukan pendataan, ada lima puluhan wajib pajak yang uangnya digelapkan JS dengan nilai total ratusan juta.

“Sudah ada pertemuan dan ada pernyataan untuk bertanggung jawab. Tapi tidak ada realisasi,” sesal Asri. (ira)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *