Jumras Ngaku Dicopot Dari Jabatan Usai Bertemu Agung Sucipto

MAKASSARCHANNEL.COM – Lanjutan sidang pemeriksaan saksi ke-lima kasus terdakwa Agung Sucipto, penyuap Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah, di Ruang Sidang Utama Prof Harifin A Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (24/6/2021), mengungkap sejumlah fakta baru.

Mantan Kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras, mengungkapkan fakta baru dalam sidang pemeriksaan saksi ke-lima kasus suap Agung Sucipto di Ruang Sidang Utama, Prof Harifin A. Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (24/6/2021).

Dalam sidang dengan Nomor perkara 34/pid.Sus-TPK/2021/PN Mks, yang terdaftar sejak tanggal 5 Mei 2021, itu mantan Kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras, mengaku, Nurdin Abdullah memberhentikannya dua hari setelah ia menolak membantu Agung memenangkan proyek ruas Jalan Munte Bonto Lempangang.

Awalnya, kata Jumras, Andi Sumardi mempertemukannya dengan terdakwa Agung Sucipto.

“Jadi awal bertemu di barbershop. Ceritanya itu saya ditelepon oleh Andi Sumardi Sulaiman, sekarang menjabat Kepala Bapenda Sulsel,” ujar Jumras saat memberi keterangannya.

Berita Terkait :
Nurdin Abdullah Sebut Tommy Satria dan Andi Makkasau Di Sidang Agung Sucipto

Menurut Jumras, awalnya, pertemuan yang mereka lakukan tidak pernah membahas proyek. Namun, setelah beberapa kali pertemuan Sumardi mengajak Jumras bertemu di barbershop.

“Itu pas di barbershop, pas tiba di sana kami dijemput dengan Andi Irfan Jaya, yang punya barbershop. Jadi kami naik ke atas, tidak lama setelah itu ada datang Ferry Tenriadi dan Agung Sucipto,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *