Agung Sucipto Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus Nurdin Abdullah

MAKASSARCHANNEL.COM – Sidang kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Sulsel yang melibatkan Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah memasuki babak baru yang berpotensi menyeret banyak pihak.

Agung Sucipto, terdakwa penyuap dalam kasus Nurdin Abdullah, mengajukan diri sebagai justice collaborator. Dia mengklaim selama pemeriksaan, banyak membantu penyidik.

Salah satu contohnya, dugaan awal suap hanya senilai Rp2 miliar, namun pengakuan Agung Sucipto justru menyebut angka Rp2,5 miliar uang suap. Informasi itu menyebabkan KPK melakukan penggeledahan ulang dan menemukan barang bukti Rp500 juta.

Terdakwa penyuap Nurdin Abdullah menjalani sidang pemeriksaan di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (27/5/2021) pukul 10.15 Wita. Sesaat setelah sidang dimulai, melalui kuasa hukumnya, Agung Sucipto mengajukan Justice Collaborator (JC).

“Izin yang mulia. Bisakah saya melalui kuasa hukum saya mengajukan Justice Collaborator,” katanya.

Berita Terkait :
KPK Periksa PNS Pemkab Bulukumba Terkait Kasus Suap Nurdin Abdullah

Menanggapi permintaan tersebut, majelis hakim yang diketuai Ibrahim Palino mengatakan, permohonan tersebut akan diteliti lebih dulu.

“Ada permohonan dari terdakwa untuk mengajukan diri sebagai Justice Collaborator, tapi nanti kita lihat, apakah bisa diterima atau tidak. Kita periksa dulu pasal – pasal terkait,” jelasnya.

Dalam persidangan, Agung Sucipto didampingi oleh tiga kuasa hukum/pengacara, yaitu; M Nursal, Deni Kalimao, dan Bambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *