Kejari Tahan Kabid Sarpras Dinas Tarkim Luwu Timur

MAKASSARCHANNEL.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur menjemput Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kabupaten Luwu Timur, Ezra Lallo, terkait dugaan korupsi yang merugikan negara senilai Rp600 juta.

Kasi Intelejen Kejari Lutim, Hasbuddin, melalui WhatsApp kepada media ini, Rabu (26/5/2021), mengatakan, Kejaksaan menahan Ezra setelah ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 19 Mei 2021 dalam dugaan korupsi proyek IPA IKK tahun 2018 lalu.

“Hasil audit inspektorat menunjukkan dari anggaran sebesar Rp2,4 miliar proyek IPA IKK tahun 2018 yang bersumber dari APBD, ditemukan kerugian negara Rp600 juta,” kata Kasi Intelejen Kejari Lutim.

Selain Ezra Lallo, kata Hasbuddin, seorang Direktur CV Karya Dhelon, Saedi Idris, ditetapkan juga sebagai tersangka dalam dugaan korupsi Instalasi Pengelolaan Air Ibu Kota Kecamatan (IPA-IKK).

Berita Terkait :
Kejari Luwu SP3 Dugaan Korupsi Pagar Bandara Seko

Dikatakan, Erza ditahan dan dititipkan di sel tahanan Polres Lutim, sementara tersangka lainnya, Direktur CV Karya Dhelon, Saedi Idris, masih dalam pemeriksaan.

Sebelum ditahan, kata Hasbuddin, tersangka Erza telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dugaan tindak pidana korupsi proyek IPA-IKK yang menjerat Ezra, menurut Hasbuddin, sejak tahun 2018. Pada tanggal 19 Mei 2021, Ezra ditetapkan sebagai tersangka ketika yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Bidang Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas Tarkim Lutim. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *