Mengevakuasi Perempuan Hamil Dari Pulau Sembilan Sinjai

HARI sudah menjelang senja, Senin (12/4/2021), ketika tim dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai menjemput perempuan hamil tua bernama Kasmawati di Pelabuhan Cappa Ujung, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Kasmawati dirujuk dari Puskesmas Pulau Harapan, Kecamatan Pulau Sembilan, ke Rumah Sakit Umum Daerah di pusat Kota Sinjai, karena mengalami ketuban pecah dan dikhawatirkan kekeringan yang bisa membayakan bayi yang dikandungnya.

Perempuan tersebut, baru saja merapat di Pelabuhan Cappa Ujung Sinjai, usai mengarungi lautan mengendarai kapal motor yang di lambungnya bertuliskan Ambulans Laut Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Tubuhnya tergolek lemah.

Dua pria mengangkatnya turun dari kapal ambulans laut bercat kombinasi merah dan putih. Jarum inpus tertancap di salah satu bagian tubuhnya, dihubungkan selang ke botol cairan yang juga dipegang seorang pria penolongnya.

Berita Terkait :
Warga Desa Pulau Harapan Sinjai Minta Anggota BPD Mundur

Tiga pria penolongnya terlihat tidak mengenakan APK standar Covid-19, mungkin karena mereka berasal wilayah kecamatan kepulauan yang relatif jauh dari pusat kota. Berbeda dengan perempuan yang menjemputnya di tepi pelabuhan. Dia mengenakan busana seragam berwarga terang, tangannya berbalut sarung tangan berwarna putih khas pelayan rumah sakit dan bermasker.

Perempuan bermasker itu terlihat menggapai botol berisi cairan. Sepertinya, dia petugas dari rumah sakit yang datang ke pelabuhan menjemput Kasmawati yang sementara berjuang menahan rasa sakit demi melahirkan generasi pelanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *