Gempa Di Bulukumba, Ini Kata BMKG

MAKASSARCHANNEL.COM – Gempa tektonik terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa (13/4/2021) dini hari. Getarannya terasa di Kabupaten Sinjai dan Bone.

Terkait gempa tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dalam rilisnya mengatakan, gempa terjadi sekita pukul 02.08.27 Wita itu memiliki parameter update dengan magnitudo Mw=4,3.

Episenter gempa bumi, menurut data BMKG, terletak pada koordinat 5,08 LS dan 120,57 BT. Tepatnya, berlokasi di laut pada jarak 60 km arah Timur Laut Kabupaten Bulukumba.

Getaran gempa tektonik yang diperkirakan terjadi di kedalaman 7 kilometer itu dirasakan oleh beberapa warga di Bulukumba bagian timur.

Kalaksa BPBD Bone, Dray Vibrianto, mengatakan, getaran gempa dirasakan sebagian masyarakat di Kota Watampone. Meski begitu, tak ada laporan kerusakan bangunan rumah atau fasilitas umum yang diterima.

“Rata-rata wilayah kota rasakan. Tidak ada laporan kerusakan yang kami terima. Warga hanya kaget saja,” katanya.

Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa terjadi akibat pergerakan sesar aktif Walanae yang mulai populer setelah gempa besar memporak-porandakan Kota Palu, Sulawesi Tengah, 2018 silam.

Gempa tersebut, akibat pergerakan Sesar Palu Koro yang menyebabkan terjadinya gempa bumi dengan magnitudo 7,4 SR, kala itu yang memicu terjadinya tsunami kecil dan likuifaksi yang menelan ribuan korban jiwa.

Setelah musibah itu, aktivitas aktif Sesar Walanae kemudian menjadi perbincangan setelah itu. Apalagi setelah terjadi gempa-gempa kecil susulan di Sulawesi Selatan.

Sesar tersebut membelah wilayah Sulsel dan melewati beberapa kabupaten. Seperti Kabupaten Pinrang, Gowa, Sinjai, Bone, dan Kabupaten Bulukumba. (zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *