BPBD Sinjai Sebut Angin Kencang Masih Mengancam

MAKASSARCHANNEL.COM – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman, mengingatkan bahwa angin kencang dan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi di daerah tersebut.

“Cuaca ekstrem masih terjadi, karena itu kami minta warga tetap waspada,” katanya.

Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, sejak akhir pekan lalu, menumbangkan sejumlah pohon, di tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Sinjai Tengah.

Dalam sepekan, angin kencang di Desa Mattunrung Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah, merobohkan satu rumah panggung tempat penyimpanan gabah petani yang tertimpa pohon tumbang.

Di Desa Pattongko, angin kencang juga menumbangkan pohon dan menimpa dua unit rumah warga di Desa Saotanre dan menimpa satu unit gedung SMP. Sedang di Kelurahan Samaenre pohon tumbang menimpa seorang warga hingga tewas.

Berita Terkait :
Warga Sinjai Tewas Tertimpa Pohon

Budiaman menambahkan, untuk di wilayah perairan Sinjai juga potensi gelombang tinggi masih ada.

Dia minta warga nelayan agar senantiasa menunggu informasi setiap saat dari BMKG, Syabhandar dan Dinas Komunikasi dan Informasi Sinjai. Selain itu nelayan juga perlu memerhatikan tanda-tanda alam lainnya.

“Sebab, kadang prediksi berbeda dengan yang terjadi di lapangan,” kata Budiaman.

Sebagai informasi, di Kabupaten Sinjai, terdapat tiga kecamatan yang masuk kategori paling rawan angin kencang yakni wilayah Kecamatan Sinjai Barat, Kecamatan Sinjai Borong, dan Kecamatan Sinjai Tengah. (fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *