Mulai 15 Maret, Pemkab Enrekang Larang Pesta Pernikahan

MAKASSARCHANNEL.COM – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, telah mengeluarkan Maklumat Bersama membatasi kegiatan masyarakat seperti pesta pernikahan, pesta adat, aqikah, dan syukuran.

Pemkab juga memberlakukan pembatasan jam operasional tempat-tempat yang ramai dikunjungi warga seperti warung makan, warung kopi, kafe, dan toko modern. Waktu operasinya dibatasi hanya sampai pukul 22.00 Wita.

Rencananya, Maklumat Bersama Forkopimda itu mulai berlaku efektif, Senin (15/3/2021). Saat ini masih dalam tahap sosialisasi yang akan berlangsung sampai 14 Maret 2021.

Hanya saja, penerapan Maklumat Bersama itu mendapat beragam tanggapan dari publik, karena meski sudah ditandatangani sejak tanggal 2 Maret 2021, penerapannya diundur menunggu hajatan salah seorang pejabat teras Pemkab Enrekang, selesai.

Berita Terkait :
Pemkab Enrekang Bakal Larang Pesta Pernikahan

Terkait tudingan itu, Wakil Bupati Enrekang, Asman, menegaskan, bahwa isu yang berkembang itu tidak benar. Alasannya, pemberlakukan ditetapkan tanggal 15 Maret, karena ada masa waktu untuk sosialisasi agar masyarakat tidak kaget saat diberlakukan.

“Tidak ada hubungannya dengan (pesta) itu. Memang tanggal 2-14 Maret itu kita mau proses sosialisasi, bukan berarti tunggu pesta pernikahan pejabat, karena tidak mungkin keputusan diteken hari ini langsung diterapkan,” kata Asman, Kamis (11/3/2021). (mun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *