Pemkab Enrekang Bakal Larang Pesta Pernikahan

MAKASSARCHANNEL.COM – Pemerintah Kabupaten Enrekang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sepakat melakukan pembatasan kegiatan masyarakat menghadapi Covid-19. Kesepakatan itu diwujudkan dalam Maklumat Bersama.

Pembatasan itu dilakukan sesuai Instruksi Mendagri No 3 tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro, serta pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran virus corona.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro di daerah itu juga berdasarkan surat edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Surat edaran Nomor P-006/Pj.111/ HK.007/06/2020 tentang pedoman pelaksanaan tatanan normal baru (new normal) pelayanan nikah pada masa Pandemi Covid-19.

Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya, mengatakan, sepakat jika kegiatan sosial seperti pesta pernikahan, aqiqah, syukuran, hingga pesta adat untuk sementara ditiadakan.

Berita Terkait :
Pasien Covid-19 Enrekang Capai 222 Kasus

“Ini dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Enrekang dan sesuai instruksi Mendagri,” kata Andi Sinjaya, Minggu (7/3/2021).

Ia mengatakan, telah menginstruksikan Forkopimcam untuk menetapkan titik posko Satgas Covid-19.
Serta mengintruksikan kepada Lurah/ Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat untuk menetapkan titik posko Satgas Covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan 3 M serta 3T (Testing, Tracing, dan Treatment).

Pembatasan kegiatan sosial ini juga berlaku untuk pusat perbelanjaan seperti warung makan, warung kopi, kafe, dan toko modern. Waktu operasi mereka hanya sampai pukul 22.00 Wita.

Menurutnya, maklumat bersama ini bersifat tanggap darurat dan mulai diberlakukan 15 Maret 2021 mendatang. Untuk saat ini, masih dalam tahap sosialisasi hingga 14 Maret 2021.

Maklumat ini, lanjut Kapolres, sewaktu-waktu dapat dicabut dengan pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Enrekang jika memang virus Covid-19 telah benar-benar aman. (din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *