Warga Sinjai Minta Kasus Tower Liar Diusut Tuntas, Pemkab Lakukan Ini

MAKASSARCHANNEL.COM – Pembangunan dua tower di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, tanpa didukung dokumen yang cukup, masih menyita perhatian publik. Bahkan, menjadi bahan obrolan di media sosial.

Meski kedua tower yang terletak di Kelurahan Lappa dan Biring Ere Kabupten Sinjai itu, telah disegel oleh Satpol PP, namun warga menganggap tindakan tersebut belum cukup. Mereka ingin kasusnya diusut tuntas dan minta semua pihak yang terkait dengan pembangunan tower liar itu bertanggung jawab.

Bukan hanya membongkar bangunan fisik yang bermasalah, tetapi membongkar juga oknum yang terlibat sehingga tower itu bisa berdiri, yang justru memberi citra negatif terhadap pemerintah karena dianggap melakukan pembiaran.

Menindaklanjuti soal tower liar tersebut, Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai bergerak cepat, mengundang sejumlah instansi terkait mengikuti rapat yang diagendakan berlangsung di Ruang Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sinjai, Senin (15/2/2021).

Berita Terkait :
Soal Tower Liar Di Sinjai, Ini Kata Jaksa

Pejabat yang diundang dalam surat yang ditandatangani Plt Asisten Adminisitrasi Umum Sekretariat Daerah Sinjai Ratnawawty Arief itu adalah: Kepala Dinas PMPTSP, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruaang (PUPR); Kepala Dinas Perhubungan;

Diundang pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Kepala Satpol PP dan Damkar; Kepala Badan Kesbangpol; serta Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian yang institusinya disebut oleh Kasi Intel Kejari Sinjai, Helmi Yahya, yang mengeluarkan rekomendasi sehingga tower itu bisa berdiri.

Dalam jumpa pers di Cafe Amaly Sinjai, beberapa hari lalu, Helmi Yahya, mengungkapkan, surat tertanggal 6 Juni 2020 dan 9 Juni 2020 yang dikeluarkan oleh Dinas Infokom Sinjai itu, memberi rekomendasi kepada kedua provider membangun tower yang kini menjadi perbincangan publik karena berdiri di lahan yang tidak cocok. (fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *