Soal Tower Liar Di Sinjai, Ini Kata Jaksa

MAKASSARCHANNEL.COM – Keberadaan dua tower tak berizin di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, menjadi perbincangan hangat publik karena ditengarai tidak memenuhi persyaratan sebagaimana layaknya pembangunan tower.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai sudah mengendus adanya penyimpangan terkait pembangunan tower ilegal yang terletak di Jl Udang, Tappe’e, Kelurahan Lappa dan di Jl Bulo-Bulo Barat, Kelurahan Biringere. Keduanya di wilayah Kecamatan Sinjai Utara.

Kasi Intel Kejari Sinjai, Helmi Yahya, di Cafe Amaly Sinjai, beberapa hari lalu, menyebutkan, setelah dilakukan penelusuran, diperoleh petunjuk bahwa tower itu bisa berdiri karena ada rekomendasi dari Dinas Infokom Sinjai.

Surat tertanggal 6 Juni 2020 dan 9 Juni 2020 yang dikeluarkan Dinas Infokom Sinjai itu, menurut Helmi Yahya, memberi rekomendasi kepada kedua provider membangun tower yang menjadi perbincangan publik karena berdiri di lahan yang tidak cocok.

Berita Terkait :
Kasi Pidsus Kejari Sinjai Berganti

Rekomendasi dari Infokom Sinjai itulah yang dijadikan dasar oleh provider mendirikan tower tanpa dilengkapi izin prinsip rencana tata ruang wilayah oleh Dinas PUPR dan PTSP.

“Rekomendasi sepihak yang dikeluarkan Dinas Infokom Sinjai mengabaikan dinas terkait lain, seperti PUPR, DLHK, dan PTSP,” katanya.

Pembangunan dua tower itu, menurut Helmi Yahya, melampaui wewenang dan merupakan perbuatan melanggar hukum dan tidak melalui prosedur yang berlaku.

Sebagai infrmasi, area tower BTS yang berdiri di Bulo Barat merupakan daerah resapan air sehingga sangat tidak layak membangun tower di tempat itu. (fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *