Sinjai Tunda Belajar Tatap Muka

MAKASSARCHANNEL.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, belum membuka proses belajar mengajar di dalam ruang kelas awal tahun 2021 ini, karena kasus Covid-19 masih meningkat .

Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, Selasa (5/1/2021), mengaku masih menunggu keputusan terbaru dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

“Kita masih tunggu keputusan Mendikbud karena pandemi covid saat ini terus meningkat, termasuk di Sinjai,” katanya.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim, minta pembelajaran tatap muka di sekolah dapat ditunda kembali mengingat peningkatan kasus Covid-19.

“Di akhir tahun 2020, terbit Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri yang memberi kewenangan penuh kepada Pemerintah Daerah menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka di sekolah terutama di daerah zona hijau tapi baru-baru ini Pak Menteri minta ditunda lagi,” katanya.

Berita Terkait :
Bupati Sinjai Andi Seto Positif Covid-19

Selain itu, rencana pembelajaran tatap muka di sekolah juga menunggu hasil kajian dari tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pemkab Sinjai mengenai pemetaan yang telah dilakukan Disdik Sinjai. Seperti pemetaan domisili siswa dan guru, serta jalur yang akan dilalui ke sekolah.

Sembari menunggu keputusan terbaru, Disdik Sinjai juga tengah melakukan persiapan yang matang jika pembelajaran tatap muka di sekolah akan diterapkan dalam waktu dekat.

Kendati demikian, sekolah diminta melakukan persiapan di antaranya memastikan toilet harus bersih, tempat cuci tangan, kesediaan masker, serta guru harus steril.

Dia berharap dengan keputusan itu, guru dapat menaatinya. Pihak orang tua murid dan siswa dapat mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid.

Sebagai informasi, Tim Gugus Tugas Covid Sinjai menyampaikan bahwa terdapat empat warga terkonfirmasi pasien positif covid baru. Sehingga total pasien positif corona di Sinjai hingga saat ini sebanyak 1.037 orang. (fir)

https://simpellink.com/Rusdy_Embas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *