Program Sekolah Adiwiyata Berkontribusi Bagi Budaya Ramah Lingkungan

MAKASSARCHANNEL.COM – Program Sekolah Adiwiyata yang bertujuan menjaga keberlangsungan lingkungan hidup, terus diperkuat. Jika sebelumnya, dasar hukumnya merujuk pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata.

Belakangan kebijakan ini disempurnakan dengan Permen LHK Nomor 52 Tahun 2019 tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup (PBLH) serta Permen LHK Nomor 53 Tahun 2019 tentang Penghargaan Adiwiyata.

Dalam kaitan dengan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup itu, Forum Sekolah Adiwiyata (FSA) Kota Makassar, mengadakan Bedah Kuesioner Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (PBLHS), Sabtu (5/12/2020).

Webinar dengan konsep talkshow dan sharing session itu menghadirkan pemateri Wahid Karunia, dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hadir para kepala sekolah dan Ketua Tim Adiwiyata, baik SD maupun SMP.

“Bedah Kuesioner PBLHS ini tujuannya untuk lebih mengkaji lagi kesiapan calon sekolah Adiwiyata menuju level berikutnya,” jelas Wahid Karunia.

Berita Terkait :
Tips SDN Borong Raih Sekolah Adiwiyata

Sekolah yang ikut kegiatan secara daring ini antara lain, SDN Kompleks Sambung Jawa, SD Inpres Unggulan BTN Pemda, SD Inpres Perumnas Antang, SD Inpres Kaluku Bodoa, SD Inpres Perumnas II, SDN Manuruki, SDN Kakatua, SDN Mangkura I, SD Negeri Borong, dan SMP Negeri 40. Tim Adiwiyata SD Negeri Borong yang ikut terdiri dari Andi Sumiati, Neny Wahyuni, Evawaty Bahtiar, Andi Etty Cahyani, Nurhayati, dan M Amin Syam.

Sekolah peserta bedah kuesioner ini, ada yang sedang menuju Adiwiyata Mandiri, ada yang sudah Adiwiyata Nasional, ada yang sudah Adiwiyata Provinsi, dan ada yang baru Adiwiyata Kota. Sekolah-sekolah yang sudah Adiwiyata ikut bersama dengan sekolah imbas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *