Pjs Kades Dodolo Lutra Tersangka PLTMH

Foto Ilustrasi

MAKASSARCHANNEL.COM – Tim Penyidik Kejari Luwu Utara, Sulawesi Selatan, menetapkan Pjs Kepala Desa Dodolo, Kecamatan, Rampi, Luwu Utara, JRD, dan Pelaksana Proyek, YRS, sebagai tersangka korupsi pengelolaan Anggaran Dana Desa tahun anggaran 2018-2019 dari APBD Lutra.

Hasil penyelidikan dan penyidikan Tim Kejari Lutra menyebutkan, dugaan korupsi anggaran dana desa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro (PLTMH) di Desa Dodolo, Kecamatan Rampi, yang melibatkan JRD dan YRS merugikan keuangan negara Rp281.886.976 dari total anggaran Rp 915.547.500 berdasarkan hasil audit investigasi Inspektorat Luwu Utara.

Kasi Intelejen Kejari Lutra M Yusuf Rachman, Kamis (3/12/2020), mengatakan, “Hingga surat penetapan tersangka diterbitkan, kasus ini ditangani Tim Penyidik Kejari Lutra berdasarkan laporan masyarakat dengan melakukan puldata dan pulbaket, yang hasilnya disimpulkan oleh tim adanya indikasi perbuatan melawan hukum, sehingga kasusnya ditingkatkan ke penyidikan.

Berita Terkait :
Pegawai Kejari Lutra Tes Urine, Hasilnya?

Dikatakan, setelah hasil perhitungan tim audit investigasi inspektorat di lokasi PLTMH di Desa Dodolo, ditemukan adanya kekurangan volume terhadap beberapa item pekerjaan, namun seluruh anggaran telah dicairkan dan telah dipertanggungjawabkan, sehingga menimbulkan kerugian negara senilai Rp281.886.976.

Sebagai informasi, JRD dan YRS disangkakan melanggar pasal 2 subs pasal 3 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) KUHP dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun. (yus)

https://simpellink.com/Rusdy_Embas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *