Sekda Takalar Ke Kejati Sulsel Terkait Lahan RSI Di Galesong Utara? Ini Kata Arsyad Taba

MAKASSARCHANNEL.COM – Sejak masuknya pengaduaan tentang dugaan mark-up pembebasan dan penimbunan lahan Rumah Sakit International (RSI) di Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, publik terus menunggu, apakah akan berlanjut ke meja hijau, atau terkubur dalam peti es.

Jumat (20/11/2020) sore, di ruang Komisi I DPRD Takalar, secara tidak sengaja wartawan media ini mendengar obrolan antara Wakil Ketua DPRD Takalar Muh Jabir Bonto dengan Sekda Takalar M Arsyad Taba melalui telepon.

Muh Jabir Bonto yang akrab disapa Haji Bonto menanyakan keadaan dan keberadaan Sekda Arsyad Taba.

Pertanyaan Haji Bonto dijawab oleh Arsyad Taba bahwa dia sedang berada di Kejati Sulsel. Mendengar jawaban itu, Haji Bonto dengan suara khasnya yang nyaring mengulangi ucapan Arsyad Taba, “Oh jadi di Kejati ki?”

Usai obrolan itu MAKASSARCHANNEL.COM, mendekati Haji Bonto dan menanyakan keberadaan Sekda yang dijawab oleh Haji Bonto, “Benar di Kejati, tetapi dalam urusannya apa saya tidak tau.”

Berita Terkait :
Bupati dan Sekda Takalar Mangkir Lagi Dari Panggilan Panitia Hak Angket

Arsyad Taba yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (20/11/2020), membenarkan jika dirinya ke Kejati Sulsel tetapi bukan memenuhi panggilan untuk diperiksa terkait penimbunan lahan RSI di Galesong Utara, Takalar.

Dia mengaku kedatangannya ke Kejati Sulsel hanya kunjungan biasa untuk berkonsultasi saja.

“Maaf, saya tidak memenuhi panggilan penyidik, hanya kunjungan untuk konsultasi,” kata Arsyad Taba menjawab pertanyaan media ini.

Hal senada juga disampaikan sumber makassarchannel.com di Kejati Sulsel yang menyampaikan bahwa tidak ada pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

“Tidak ada pemeriksaan terhadap yang bersangkutan tadi pak,” kata Kasi Penkum Kejati Sulsel, Muh Idil. (kin)

https://simpellink.com/Rusdy_Embas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *