Wali Kota Palopo Ikut Rakor Irjen Kemendagri Bahas Ini

MAKASSARCHANNEL.COM – Wali Kota Palopo Judas Amir mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penyerapan anggaran daerah secara virtual yang digelar oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Selasa (17/11/2020).

Saat Wali Kota mengikuti rakor tersebut di rumah jabatan Wali Kota Palopo, dia didampingi antara lain, Sekretaris Daerah Kota Palopo Firmanza Dp, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufiq, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Palopo Ishaq Iskandar, Kepala BPKAD Kota Palopo, Samil Ilyas, Kepala Inspektur Palopo, dan Asir Mangopo.

Inspektur Jenderal Kemendagri, Tumpak Haposan Simanjuntak, menyampaikan dalam rangka percepatan penyerapan APBD 2020, Kementerian Dalam Negeri mendorong seluruh pemerintah daerah membentuk Tim Asistensi Percepatan Penyerapan APBD.

Presiden Jokowi sangat konsen dengan penyerapan APBD di daerah karena akan sangat mempengaruhi terhadap jalannya perekonomian daerah meskipun diketahui karena pandemi Covid-19 mempengaruhi realisasi pendapatan.

Berita Terkait :
Palopo Bakal Gelar Gerakan Serentak Pembersihan Selokan

Dia menyebutkan atensi kepada pemerintah daerah sesuai dengan Surat Mendagri Nomor 700/2317/IJ tanggal 23 Oktober 2020 di antaranya meyakinkan penyerapan APBD dapat direalisasikan secara optimal.

Selain itu, menghindari terjadinya politisasi APBD dalam Pilkada tahun 2020, khususnya terkait dengan belanja Jaring Pengaman Sosial, Hibah, dan Bantuan Sosial.

“Termasuk meyakinkan manajemen kas daerah telah memadai, sehingga tidak terdapat anggaran yang ditempatkan di bank,” katanya.

Hal senada disampaikan Deputi Bidang Pengawasan Keuangan Daerah, Dadang Kurnia, yang menyebut bahwa terkait dengan penyerapan anggaran semua, sepertinya harus konsen dengan instruksi presiden.

“Ini waktunya sudah krisis, karena sudah sangat singkat, November menjelang Desember,” katanya.

Walaupun belanjanya memang seperti itu kondisinya, bila dibandingkan dengan pendapatan ada perimbangan, ini yang perlu kita sepakati dan cermati bersama, apakah memang ada kendala di belanjanya dan pendapatannya juga seperti apa supaya berimbang,” katanya. (res)

https://simpellink.com/Rusdy_Embas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *