DKPP Berhentikan Ketua KPU Jeneponto

MAKASSARCHANNEL.COM – Dianggap melanggar sumpah dan janji, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Baharuddin Hafid sebagai Ketua KPU Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan SDM KPU Sulsel, Misna M Attas, mengaku sedih atas nasib yang dialami oleh koleganya tersebut.

“Ini sudah dinilai oleh DKPP, tentu kami ini bersedih. Ya di satu sisi, kami menyayangkan karena kita sudah sekian lama sama-sama mengurusi pemilu. Tetapi, di sisi lain, sebagai penyelenggara pemilu, komisioner KPU harus tunduk dan patuh pada undang-undang pemilu dan kode etik,” kata Misna, Rabu (4/11/2020) malam.

Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi komisioner dan penyelenggaraan pemilu di Sulsel, khususnya penyelenggara Pilkada serentak di 12 kabupaten/ kota. Penyelenggara tidak boleh menjalin hubungan melebihi tugas-tugasnya.

“Komisioner KPU harus betul-betul menarik garis tegas, mana pihak yang memang kira-kira aturan tidak boleh menjalin hubungan yang melebihi tugas-tugas,” katanya.

Berita Terkait :
Puluhan Pasien Sakit Jiwa Dijemput Keluarga Dari Rumah Sakit Untuk Mencoblos

Sebagai informasi, pemberhentian Baharuddin Hafid sebagai Ketua KPU Kabupaten Jeneponto tertuang dalam putusan bernomor: 96-PKE-DKPP/ IX/ 2020 dan Nomor: 104-PKE-DKPP/X/2020.

Dalam sidang, anggota DKPP Didik Supriyanto mengatakan, menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Baharuddin Hafid selaku Ketua KPU Jeneponto.

Plt KPU Jeneponto, Sapriadi Saleh, membenarkan ada surat putusan DKPP terkait pemberhentian Ketua KPU Jeneponto, Baharuddin Hafid.

“Saya info juga tadi. Itumi betul ada pembacaan putusan DKPP. Kita liat juga di media sosial DKPP secara live tadi,” kata Sapriadi Saleh. (zul)

https://simpellink.com/Rusdy_Embas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *