Mantan Kades Bonto Baji Kajang Bulukumba Tersangka Korupsi Dana Desa

MAKASSARCHANNEL.COM – Polres Bulukumba menetapkan Ahmad Asbar, mantan Kepala Desa Bonto Baji, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, sebagai tersangka kasus korupsi Anggaran Dana Desa (ADD).

Selain Ahmad Asbar, polisi juga menetapkan Bendahara Desa Bonto Baji, Ahmad, sebagai tersangka pada kasus yang sama. Kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba.

“Berkas tahap pertama telah kita serahkan kepada Kejaksaan Bulukumba,” kata Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali, Selasa (3/11/2020).

Penyidik Tipikor Polres Bulukumba ini, menambahkan, tersangka terancam pasal 2 dan atau pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Jo 20 tahun 2001, tentang pemberantasan Tindak Pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

“Ini berkas tahap pertama kita serahkan, semoga tidak ada kekurangan sehingga jaksa tidak mengembalikan,” katanya.

Berita Terkait :
Polisi Bubarkan Festival Layangan Di Barabba Bulukumba

Sebagai informasi, keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Anggaran Dana Desa dengan kerugian negara Rp387 juta.

“Penetapan tersangka setelah kami gelar perkara di Polda Sulsel. Hasil gelar tersebut ditetapkan dua orang tersangka dalam kasus korupsi dana Desa Bontobaji,” katanya.

Setelah dilakukan gelar perkara, kemudian langsung dilakukan pemanggilan kedua tersangka. Yang hadir memenuhi panggilan hanyalah Ahmad (bendahara). Sedangkan mantan Kades Asbar tak hadir karena sedang berada di luar Kabupaten Bulukumba.

Muhammad Ali mengatakan, polisi telah menjemput Ahmad Asbar, Kamis (22/10/2020) lalu, di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

“Kita sudah jemput di Kabupaten Sidrap,” ujarnya. (zul)

https://simpellink.com/Rusdy_Embas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *