Kasus Covid-19 Maros Bertambah 8

MAKASSARCHANNEL.COM – Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Maros, Syarifuddin, mengkonfirmasikan, ada penambahan delapan kasus baru warga Butta Salewangang yang terpapar virus corona.

“Ada delapan tambahan kasus baru yang dinyatakan positif setelah tes swab,” kata Syarifuddin, Kamis (29/10/2020).

Selain ada penambahan kasus baru, kabar baiknya, enam pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan/ isolasi. Masing-masing berasal dari Kecamatan Marusu dua orang, Turikale (2) serta dari Kecamatan Tanralili dan Simbang masing-masing satu orang.

Hingga saat ini, sudah 649 kasus, yang terjadi di Maros. Dari jumlah tersebut, sebanyak 605 di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Rinciannya, 31 konfirmasi aktif, 6 simptomatik (bergelaja), 25 asimptomatik (tidak bergejala), dan 13 meninggal.

Delapan pasien yang terkonfirmasi terinfeksi virus corona itu adalah, pertama perempuan umur 54 tahun asal Jl Langsat, Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale. Swab di PKM Turikale, kini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pasien kedua, perempuan umur 22 tahun, Jl Langsat, Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale. Swab di PKM Turikale, kini isolasi mandiri di rumah. Pasien ketiga, laki-laki umur 16 tahun, Jl Langsat, Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale. Swab di PKM Turikale, isolasi mandiri di rumah.

https://simpellink.com/Rusdy_Embas

Pasien keempat, laki-laki umur 47 tahun, BTN Haji Banca Blok M, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai. Swab di PKM Turikale, isolasi di hotel. Pasien kelima, perempuan umur 10 tahun, Lingkungan Padang Sessere, Kelurahan Hasanuddin, Kecamata Mandai. Swab di PKM Mandai, isolasi mandiri di rumah.

Pasien keenam, perempuan umur 45 tahun, Dusun Billa, Desa Damai, Kecamatan Tanralili. Swab di PKM Tanralili, ini isolasi mandiri di rumah. Pasien ketujuh laki-laki umur 38 tahun, Maros Regency Blok G, Kelurahan Turikale, Kecamatan Turikale. Swab di FK Unismuh, isolasi mandiri di rumah.

Yang kedelapan, laki-laki umur 26 tahun asal Dusun Sambueja, Kecamatan Simbang. Swab di RS Pelamonia dan saat ini isolasi mandiri di rumah.

Syarifuddin mengimbau masyarakat tetap tenang, taat, dan mengikuti imbauan pemerintah untuk selalu jaga jarak, tidak berkumpul, memakai masker, dan yang paling penting tidak bepergian ke daerah terjangkit. Jangan lupa laporkan jika ada keluarga atau warga yang baru tiba dari daerah terjangkit untuk diperiksa.

“Yang pasti bahwa Covid-19 bukan penyakit aib, tetapi penyakit menular yang harus kita hadapi secara bersama-sama. Pemerintah tentu tidak dapat berbuat apa-apa tanpa dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk mencegah dan mengatasi pandemik ini,” tuturnya. (din)

Manajemen MAKASSARCHANNEL.COM, mengajak terapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas. Pakai masker, Cuci tangan, Jaga jarak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *