Bayi Lahir Prematur Di RSUD Sinjai Masuk Inkubator Rusak, Ini Akibatnya

MAKASSARCHANNEL.COM – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai, Sulawesi Selatan disoal, sebab meski telah terakreditasi, namun fasilitas yang dimiliki masih minim. Akibatnya, ada pasien yang tidak tertangani secara maksimal, Sabtu (17/10/2020).

Pasangan suami istri, Firman dan Nurfida Hasan, harus mengikhlaskan kepergian bayinya yang lahir melalui operasi cesar di rumah sakit tersebut. Bayi itu dikabarkan meninggal karena kelalaian rumah sakit.

Kejadian yang menimpa pasangan suami-istri warga Dusun Mattiro Halue, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, itu bermula ketika bayinya yang lahir prematur ditempatkan di ruangan khusus (inkubator). Ternyata alat itu rusak, tidak berfungsi maksimal.

Kerusakan ini baru diketahui oleh Firman dan Nurfida, sekitar 10 jam setelah bayinya dimasukkan inkubator bermasalah tersebut.

Berita Terkait :
Wabup Sinjai Resmikan Saung Sinergi Kodim

“Kami sangat menyayangkan petugas medis. Kenapa lama baru memberitahu kami. Kenapa tidak ambil tindakan cepat untuk proses rujukan ke rumah sakit yang mempunyai alat tersebut,” katanya menerawang.

Dikatakan, setelah mengetahui bahwa bayinya ditempatkan di inkubator yang bermasalah, masih harus menunggu lagi proses yang cukup lama baru sang bayi dirujuk ke Rumah Sakit Tenriawaru Kabupaten Bone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *