Desa Bontotengnga Sinjai Budidayakan Umbi Porang

MAKASSARCHANNEL.COM – Pemerintah Desa Bontotengnga Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar membudidayakan umbi porang.

Kepala Desa Bontotengnga, Kecamatan Sinjai Borong, Kaswan, mengatakan, penanaman umbi porang tersebut dilakukan, Rabu (21/10/2020), bersama mahasiswa KKL UIN Alauddin Makassar dan kepala dusun.

Kaswan menjelaskan, karena tanaman porang ini bisa tumbuh pada jenis tanah apa saja, maka warga menanamnya di lahan sekitar rumah yang selama ini tidak produktif.

Tanaman yang dulunya dibiarkan tumbuh liar di pekarangan rumah, kini mulai dibudidayakan di banyak daerah, karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Di pasar ekspor, umbi porang yang diolah jadi tepung ini banyak dicari. Negara tujuan ekspor antara lain, Jepang, Cina, Taiwan, Korea, Australia, dan Vietnam.

Umbi porang yang telah diolah menjadi tepung biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku industri osmetik, pengental, lem, mie ramen, dan campuran makanan.

Berita Terkait :
Jaringan Lisdes Dioperasikan, Desa Bontotengnga Sinjai Terang Benderang

Data Kementerian Pertanian menyebutkan, umbi porang relatif bisa bertahan tumbuh di tanah kering. Umbinya juga bisa didapatkan dengan mudah, sementara tanamanya hanya memerlukan perawatan minim.

Kelebihan lain umbi porang, bisa ditanam dengan tumpang sari karena bisa toleran dengan dengan naungan hingga 60 persen. Bibitnya biasa digunakan dari potongan umbi batang maupun umbi yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung.

Hanya saja, perlu kesabaran menunggu hasilnya, karena tanaman ini baru bisa menghasilkan umbi yang baik pada usia di atas satu tahun sehingga masa panennya cukup lama.

Harga umbi porang, saat ini, kisaran Rp4.000 per kilogram. Jika sudah diolah dan siap ekspor harganya sekitar Rp14.000 per kilogram. (fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *