Kapolda Sulsel Hadiri Pertemuan Gubernur Sulsel Dan 23 Rektor

MAKASSARCHANNEL.COM – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam, Pangdam XIV, Kejati Sulsel, dan Forkopimda Sulsel, serta Ketua DPRD Sulsel melakukan pertemuan dengan 23 rektor di Sulsel.

Pertemuan yang dipandu gubernur membahas elemen mahasiswa yang ikut memprotes Undang-Undang Cipta Kerja. Pertemua itu juga untuk menyamakan visi tentang Undang-undang Omnibuslaw.

“Ya, hari ini kita komunikasi ke semua pihak termasuk dengan Serikat Pekerja. Artinya, kalau kita bisa berdialog, kenapa kita turun ke jalan. Apalagi merusak fasilitas negara yang notabene adalah uang rakyat yang dipakai membangun, sehingga kita di Sulsel ini lebih pada menyelesaikan masalah melalui dialog,” kata Nurdin.

“Alhamdulillah, tadi ada Pak Kapolda, Pangdam, Kajati, dan Forkopimda serta Ketua DPRD. Kita bicara dari hati-kehati bersama seluruh pimpinan perguruan tinggi. Tadi ada 23 rektor, semua memberikan harapan. Kita sepakat menjaga ketenangan, ketentraman, dan kedamaian Sulawesi Selatan. Mudah-mudahan kita terus menjaga kedamaian ini. Apalagi, inikan masalah belum selesai. Masalah pandemi Covid-19, yang juga menjadi fokus kita untuk menyelesaiakan,” jelas Nurdin, Sabtu (17/10/2020).

Gubernur meyakini mahasiswa sebagai calon-calon intelektual memiliki brand yang bagus dan merupakan harapan untuk menjadi agen perubahan. Nurdin mengaku sudah melihat draft dan mendalami, namun belum keseluruhannya.

Berita Terkait :
Kejutan Kapolda Sulsel Untuk Pangdam Di HUT TNI

Beberapa hal positif dari UU Omnibus Law ini salah satunya mahasiswa, dapat dengan mudah kita membentuk UMKM, membuat PT yang tidak mempersyaratkan lagi Rp100 juta sebagai modal awal.

Menurutnya, bagi mahasiswa yang punya jiwa enterpreneur dapat menciptakan lapangan kerja, membangun usaha karena persyaratannya dimudahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *