Andi Ellang Bilang Bupati Syamsari Takut Hadapi Hak Angket, Sekda Mendadak Jadi Pengawas DPRD, Ada Yang Ditutupi?

MAKASSARCHANNEL.COM – Ketua Fraksi Takalar Hebat Ir H Andi Noor Zaelan mengaku, selama ini memilih diam karena nyaris semuanya terjebak pada hal-hal yang bukan masalah substantif terkait penggunaan Hak Angket DPRD Takalar terhadap Bupati Syamsari Kitta.

Andi Noor Zaelan yang masuk Tim 9 Panitia Angket dalam nada tanya mengatakan, “Apa ruginya Hak Angket bagi rakyat, sehingga Bupati bersama rombongannya berupaya menghalangi penggunaan Hak Angket itu.”

Ketua DPC PDI Perjuangan Takalar yang akrab disapa Andi Ellang ini mengatakan, penggunaan Hak Angket itu justru sangat bermanfaat karena akan menghadirkan pemerintahan yang baik dan sangat menguntung bagi rakyat Takalar.

“Justru besar sekali manfaat penggunaan Hak Angket karena akan menghadirkan pemerintahan yang baik, bersih, dan transparan. Dengan demikian, Bupati Syamsari dapat legitimasi kuat dari rakyat,” kata Andi Ellang di ruang kerjanya, Sekretariat DPC PDIP Takalar, Jl Jend Sudirman Takalar, Senin (12/10/2020).

Dalam pandangan Andi Ellang, ada rasa takut berlebihan dalam diri Bupati Takalar menghadapi penggunaan Hak Angket oleh DPRD Takalar ini, sehingga menghalangi OPD memenuhi panggilan DPRD untuk memberi keterangan.

Berita Terkait :
DPRD Takalar Gelar Paripurna Hak Interpelasi, Bupati Syamsari Nyantai Di Lapangan Makkatang

“Sangat jelas sekali bahwa timbul rasa takut yang berlebihan yang dialami Bupati Syamsari menghadapi Hak Angket, sehingga menghalangi para pimpinan OPD untuk diambil keterangannya pada sidang perdana Hak Angket yang seyogianya dilaksanakan, Senin tanggal 12 Oktober 2020,” katanya.

Andi Ellang menambahkan, “Sebenarnya, rasa takut Bupati sudah mulai terlihat sejak Rapat Paripurna Hak Interpelasi, Jumat(2/10/2020). Dia tidak hadir dengan alasan sakit (kurang enak badan), namun di saat yang bersamaan sebagaimana dikabarkan Dia berada di Alun-Alun Makkattang Daeng Sibali.”

Puncak rasa takut Bupati Syamsari, lanjut Andi Ellang, terkonfirmasi melalui surat bernomor 005/3335/ umum yang ditandatangani Sekda Drs H Arsyad, tertanggal 12 Oktober 2020, kepada Ketua DPRD Takalar menanyakan keabsahan Hak Angket.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *