Interpelasi DPRD Takalar Kepada Bupati Syamsari Bakal Jadi Ajang Pengadilan Rakyat Di Jumat Keramat?

MAKASSARCHANNEL.COM – Perbincangan tentang penggunaan Hak Interpelasi Anggota DPRD Takalar kepada Bupati Syamsari Kitta terus bergulir. Baik di dalam gedung parlemen, maupun di ruang publik dan media sosial.

Meski ada sgelintir yang nyinyir, namun kebanyakn warga Takalar yang merespons positif keberanian mayoritas anggota DPRD Takalar menggunakan salah satu hak istimewanya terhadap eksekutif yang dinilai abai terhadap berbagai persoalan rakyat yang disampaikan oleh DPRD sebagai wakil rakyat. Di antaranya, hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) nyaris tak ada yang dilaksanakan.

Bahkan, mereka menilai keberanian Anggota DPRD Takalar menginterpelasi Bupati Syamsari Kitta itu menjadikan marwah lembaga tersebut terangkat. Apalagi penggunaan hak ini dibenarkan oleh Undang-Undang.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, DPRD Takalar sudah mengagendakan Sidang Interpelasi terhadap Bupati Syamsari Kitta akan dilaksanakan, hari Jumat tanggal 2 Oktober 2020, seusai Salat Jumat.

Berita Terkait :
DPRD Takalar Bikin Sejarah, Hanya 1 Abstain Gunakan Hak Interpelasi

Peristiwa bersejarah dalam dunia politik Takalar ini diperkirakan bakal menyedot massa menjadi saksi. Apalagi, ini merupakan peristiwa pertama di Sulsel, bupati diinterpelasi oleh DPRD.

Bahkan, kesempatan itu akan digunakan oleh warga Takalar untuk menagih janji kampanye Syamsari Kitta yang sebagian besar belum bisa dipenuhi. Kepingan video janji kampanye itu banyak berseliweran di media sosial. Netizen memutarnya kembali untuk mengingatkan publik. Yang menonjol adalah, janji Syamsari Kitta memberi bantuan satu ekor sapi untuk setiap kepala keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *