Angka Buta Aksara Sulsel Di Atas Rata-Rata Nasional

MAKASSARCHANNEL.COM – Angka buta aksara Sulawesi Selatan masih sangat tinggi. Bahkan bisa disebut berada di zoan merah. Jumlahnya, mencapai 250.769 atau 4,49 persen dari jumlah penduduk daerah ini. Di atas rata-rata nasional yang hanya 3,4 persen.

Angka buta aksara secara nasional yang dirilis Direktorat Dikmas Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2018, sebanyak 3,4 juta atau 2,068 persen dari penduduk negeri ini. Sedangkan Sulsel 4,49 persen.

Hal itu terungkap dalam pemaparan Pamong Belajar BPPAUD dan Dikmas Sulsel, Ridawati, saat membawakan materi Konsep Pendidikan Keaksaraan ada Pelatihan Daring Teknik Keaksaraan Bagi Krida Dikmas Satya Widya Budaya Bakti (SWBB) secara virtul, Selasa (22/9/2020).

“Masih tingginya angka buta aksara di Sulsel itu, menjadi tugas kita bersama untuk menuntaskannya,” kata Ridawati.

Berita Terkait :
Arman Agung Jadi Kepala BP-PAUD dan Dikmas Sulsel

Model keaksaraan dengan pemberdayaan Krida Dikmas menurut Ridawati, diharapkan bisa membantu mengatasi buta aksara, khususnya di Sulawesi Selatan.

Ridawati juga menyebut sejumlah kabupaten di Sulsel dengan angka buta aksara yang masih cukup tinggi. Toraja Utara merupakan kabupaten tertinggi angka buta aksaranya di Sulsel yakni 27,9 persen, menyusul Bantaeng (18,5 persen), Takalar (7,3 persen), Wajo (7,2 persen), Pangkep (6,3 persen), Maros (5,9 persen), dan Kabupaten Bone 5,0 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *