Hak Interpelasi Bergulir, Bupati Syamsari Mutasi Ratusan Guru, Kadis Pendidikan Bungkam

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, Muhammad Irwan. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Rencana DPRD Takalar menggunakan Hak Interpelasi membuat panik eksekutif. Bupati Syamsari Kitta tiba-tiba memutasi seratusan guru dan mencopot 40-an kepala sekolah menjadi guru biasa.

Terbetik kabar, guru yang menjadi tumbal itu karena dianggap memiliki kedekatan emosional dengan anggota dewan yang menginisiasi dan mendukung penggunaan Hak Interpelasi DPRD Takalar terhadap Bupati Syamsari Kitta.

Pekan lalu, Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya, kepada media mengaku heran terhadap tindakan Bupati Syamsari Kitta yang mencopot 40-an kepala sekolah menjadi guru biasa tanpa alasan yang jelas.

“Bahkan sejumlah ASN (Aparat Sipil Negara) yang dinilai dekat dengan para inisiator Hak Interpelasi diteror oleh oknum yang merasa dekat dengan penguasa,” ungkap Darwis Sijaya kala itu.

Berita Terkait :
Sejumlah Anggota DPRD Takalar Belum Berani Tanda Tangan Hak Interpelasi? Ini Namanya

Informasi yang dihimpun media ini, tanggal 17 September 2020, Bupati Takalar Syamsari Kitta, menandatangani Surat Keputusan No: 821/329/BKPSDM/MTT/IX/2020 tentang mutasi / pemberian tugas tambahan pegawai negeri sipil – guru sebagai kepala sekolah, lingkup pemerintah Kabupaten Takalar.

Sebagian besar dari guru yang dimutasi itu ditugaskan ke sekolah yang jauh dari tempat tinggal mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *