Balon Wabup Barru Andi Mirza Riogi Gugur Sebagai Kontestan

Ketua KPU Barru, Syarifuddin H Ukkas. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Calon Wakil Bupati Barru, Andi Mirza Riogi Idris, dinyatakan gugur sebagai kontestan di Pilkada Barru 2020. Dia dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena positif Narkotika.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Barru, Syarifuddin H Ukkas, usai Rapat Pleno Terbuka, Minggu (13/9/2020) di KPU Barru. Suardi Saleh diberi kesempatan mencari calon pengganti Andi Mirza.

“Andi Mirza Riogi Idris dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai calon Wakil Bupati Barru dikarenakan positif narkotika,” jelas Syarifuddin.

Putusan positif narkotika itu berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan di RS Private Care Center (PCC) RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar, beberapa hari lalu.

“Hasil pemeriksaan rumah sakit juga menjadi keputusan KPU dan itu tidak bisa diulang karena positif narkotika. Tidak bisa ditawar. Konsekuensi bagi Andi Riogi yang dinyatakan TMS sebagai calon Wakil Bupati, yaitu diskulifikasi sebagai kandidat,” tegasnya.

Terkait kasus tersebut, kata Syarifuddin, KPU Barru memberi kesempatan kepada partai pengusung untuk mengganti pasangan Suardi Saleh di Pilkada Barru 2020.

Berita Terkait :
Satpol PP Barru Tertibkan Spanduk Syahrul

“Penggantian calon yang TMS, kami serahkan kepada para partai pengusung untuk bermufakat mengganti dengan kandidat yang lain. Kami berikan waktu tiga hari untuk menyetorkan namanya. Dan 10 hari ke depan, proses verikasinya syarat pencalonannya,” tandasnya.

Jika A Mirza dinyatakan tidak memenuhi syarat, dua pasangan lainnya yang maju sebagai penantang petahana telah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan.

Kedua pasang calon penantang itu adalah, Malkan Amin-Andi Salahuddin Rum dan Mudassir Hasri Gani-Aksah Kasim.

Calon petahana Bupati Barru, Suardi Saleh, mengaku, tak menyangka hasil pleno KPU Barru menggugurkan pasangannya sebagai bakal calon Wakil Bupati Barru.

Pasalnya, Andi Mirza Riogi, masih hadir di acara khusus PDIP di Hotel Four Points by Sheraton, Jl Andi Jemma, Makassar, Minggu (13/9/2020) siang.

“Putusan pleno KPU ini baru kami tahu. Tim segera koordinasi di daerah. Dan akan mencermati dinamika yang akan berkembang. Termasuk mempelajari putusan pleno KPU,” kata Suardi Saleh. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *