Resmob Polda Sulsel Bekuk Dua Pelaku Penganiayaan Asal Sulbar

MAKASSARCHANNEL.COM – Anggota Resmob Polda Sulsel membekuk dua pria pelaku penganiayaan di Majene Sulbar. Keduanya ditangkap di Jl Bonto Dg Irate Kota Makassar, Kamis (10/9/2020) dini hari.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Agung Widjanarko, membenarkan jika jajarannya telah mengamankan dua pelaku penganiayaan yang berasal dari Majenen bersebut.

Kronologis penangkapan menurut Kombes Didik, berawal ketika hasil lidik anggota Resmob Polda Sulsel menyebut, pelaku curas di Majene itu sedang berada di Jl Bonto Dg Irate Makassar, Kamis (10/9/2020).

“Anggota langsung menuju tempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan tersangka dan membawanya ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk diinterogasi,” jelas Kombes Pol Didik melalui rilis yang diterima media ini, Jumat (11/9/2020).

Kedua pria pelaku penganiayaan yang diamankan Resmob Polda Sulsel itu adalah, Santa Alias Tamma berusia 36 tahun beralamat Kampung Poniang, Desa Tallung Banoa, Kecamatan Somba Cendana, Kabupaten Majene dan Hartono Alias Tono, umur 31 tahun, alamat Kampung Malunea, Kelurahan Lamuang, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Mereka ditangkap atas kasus tindak pidana penganiayaan di Majene Sulawesi Barat.

Berita Terkait :
Resmob Polda Sulsel Ringkus Terduga Pencuri Lintas Kabupaten

Kombes Pol Didik menambahkan, selain membekuk tersangka, anggota Resmob Polda Sulsel mengamankan juga barang bukti berupa satu HP VIVO, satu mobil Avanza warna merah maron, satu jam tangan warna hitam, satu dompet warna cokelat, dan uang tunai sebanyak Rp5 juta.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengungkapkan, dari hasil interogasi, pelaku mengakui, sekitar bulan September 2020 di Dusun Pebusu Kelurahan Batu, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, telah melakukan tindak pidana penganiayaan dan pemberatan menggunakan parang yang mengenai bagian paha dan tangan korban.

Selanjutnya, kata Kombes Ibrahim, anggota Resmob Polda Sulsel akan berkoordinasi dengan Polres Majene untuk penyerahan tersangka dan barang bukti. (kin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *