Nelayan Pulau Kodingareng Tolak Ganti Rugi, Mereka Inginkan Ini

Beberapa nelayan dari Pulau Kodingareng Makassar di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Jumat (11/9/2020). (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Nelayan Pulau Kodingareng Makassar sepakat menolak pemberian ganti rugi sebesar Rp1 juta per kepala keluarga yang kabarnya akan diberikan oleh PT Pelindo IV.

“Kami menolak uang ganti rugi itu,” kata salah seorang nelayan Pulau Kodingareng, Syukri, di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Jumat (11/9/2020).

Menurut Syukri, masyarakat pulau tak butuh uang ganti rugi. Yang diinginkan adalah PT Royal Boskalis meninggalkan lokasi tangkap ikan nelayan yang berjarak sekitar delapan mil dari pulau ke lokasi tambang.

“Sebelum adanya tambang, penghasilan nelayan dalam sehari mencapai Rp1,5 juta,” kata Syukri.

Dikatakan, selama ini nelayan mampu menangkap delapan ekor ikan tenggiri dalam sehari. Namun, sejak adanya tambang, hanya bisa mendapatkan dua ekor saja.

“Lebih sering tak ada ikan didapat,” keluh Syukri.

Baca Juga :
Aliansi Masyarakat Tanakeke, Protes Rencana Penambangan Pasir Laut di Perairan Takalar

Dampak yang dirasakan nelayan, lanjut Sukri, sangat besar. Salah satunya, air di lokasi menjadi sangat keruh, sehingga nelayan kesulitan untuk memancing dan menyelam.

Hal senada juga diungkapkan Saskia, perempuan asal Pulau Kodingareng yang juga menggantungkan pemenuhan kebutuhan hidup keluarganya dari hasil laut.

Dia mengatakan, uang sebesar itu tak cukup untuk kehidupan sehari-hari nelayan. Karena itu, dia meminta agar PT Boskalis meninggalkan lokasi tambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *