Penambahan Kasus Positif Corona Di Parepare Berlanjut

MAKASSARCHANNEL.COM – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Parepare masih terus berlanjut, beberapa hari terakhir ini. Per 9 September 2020, terkonfirmasi empat kasus baru, sehingga total warga yang terpapar corona sudah 164 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare, dr Halwatia, Kamis (10/9/2020), mengkonfirmasi, ada penambahan empat kasus baru yang positif corona.

Yang terkonfirmasi terpapar corona itu, menurut Halwatiah, adalah satu keluarga yang merupakan kontak erat pasien positif Covid-19, Ibu Jh, yang sudah meninggal beberapa waktu lalu.

“Jadi, kontak erat Ibu Jh, mulai bermunculan terpapar Covid-19. Kali ini yang terjangkit yaitu anak perempuan Jh, yakni Ms. Dia menjadi episentrum yang menyebar virus ke tiga anggota keluarganya yang lain,” katanya.

Ia mengemukakan, Ms bersama keluarganya tinggal di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Sementara ibunya, Jh tinggal di Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat.

Menurut Halwatia, Lumpue dan Sumpang Minangae, saat ini memang menjadi wilayah paling rawan penyebaran Covid-19.

Berita Terkait :
Ikatan Keluarga Masyarakat Parepare Berbagi Paket Lebaran Di Makassar

“Tapi Ibu Ms ini sudah dalam tahap isolasi mandiri bersama keluarganya,” ujarnya.
Kota Parepare saat ini kembali menjadi zona merah atau berisiko tinggi penyebaran Covid-19, menyusul penambahan kasus baru secara signifikan dalam 15 hari terakhir.

Terhitung, mulai 25 Agustus 2020, terkonfirmasi 113 kasus positif Covid-19 dengan 7 kasus aktif. Namun dalam rentan waktu 15 hari, tepatnya hingga 9 September 2020, kasus positif terkonfirmasi sudah 164 dengan 40 kasus aktif.

Atau ada penambahan secara akumulasi 51 kasus yang terkonfirmasi, dan untuk kasus aktif terjadi penambahan 33 dalam kurun waktu tersebut.

Jadi, sudah 164 kasus terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120 orang sudah dinyatakan sembuh, 40 di antaranya kasus aktif dan 4 orang meninggal.

Dari 40 kasus aktif tersebut, 5 orang dirujuk ke Makassar, 10 dirawat di RSUD Andi Makkasau, 4 di RS Sumantri, dan 21 isolasi mandiri. (mun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *