Bujang SDN Inpres 113 Laikang Kukuh Tolak Kepsek Dan Segel Sekolah, Ini Kata Kadisdik Takalar

Kain yang menutupi pintu pagar SDN Inpres 113 Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Takalar sudah diganti dengan tulisan yang lebih tegas, Sekolah ini disegel. Tolak kepala sekolah baru. (Foto : M Said Welikin/MAKASSARCHANNELCOM)

MAKASSARCHANNEL.COM – Penyegelan SDN Inpres 113 Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Takalar, masih berlanjut. Bujang sekolah, Andi Patoppoi, pun masih bersikukuh menolak kepala sekolah yang ditugaskan di sekolah tersebut.

Bahkan, kain putih yang terbentang di pintu pagar sudah diganti dengan tulisan yang lebih tegas lagi. Sekolah ini disegel. Tolak kepala sekolah baru.

Terkait kisruh itu, Kepala Dinas Pendidikan Takalar, Muhammad Irwan, saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa hari lalu, mengatakan, “Saya kurang tahu masalah tersebut, sehingga lebih baik tanyakan ke Korwil Jamaluddin Ngolla agar persoalannya terang benderang.”

Mengenai status M Nur yang ditugaskan sebagai kepala sekolah namun ditolak oleh bujang sekolah Andi Patoppoi bersama warga setempat karena persoalan adat, Muhammad Irwan mengatakan, “Setahu saya, bukan anak M Nur yang terlilit persoalan adat, melainkan kemanakannya.”

Tentang status sekolah yang diklaim oleh Andi Patoppoi dibangun di atas lahan milik keluarganya, Muhammad Irwan yang baru saja dilantik menjadi Kadis mengatakan, “Kemudian soal status tanah, sebaiknya konfirmasi ke bagian aset.”

Berita Terkait :
Di Takalar, Bujang Sekolah Yang Tentukan Kepsek

Terpisah, Korwil Kecamatan Mangarabombang, Jamaluddin Ngolla, yang dihubungi melalui telepon, Kamis (3/9/2020), mengatakan, pada awalnya, ada pihak yang dirugikan di sana. Yakni M Nur yang telah mengantongi SK sebagai kepala sekolah, tetapi ditolak dengan alasan masalah adat.

“Mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, pada saat itu, saya dengan Kepala Bidang GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan), datang ke sana, membangun komunikasi. Dan hasilnya bujang sekolah mengaku, biar hari ini, kalau ada pengganti M Nur saya akan terima,” ungkap Jamaluddin Ngolla.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *