Petani Miskin Menjerit, Penambang lIegal Lecehkan Wabup Gowa

MAKASSARCHANNEL.COM – Pekan lalu, redaksi menerima rilis dari salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa. Menginformasikan penambangan ilegal di Desa Pa’bundukang di belakang Kantor Camat Bontonompo Selatan (Bonsel).

“Ada itu tambang sudah lama berjalan di Kecamatan Bontonompo Selatan. Tepatnya, Desa Pa’bundukang sekitar 300 meter, di belakang Kantor Camat Bonsel,” demikian penggalan bunyi pengaduan tokoh masyarakat tersebut.

Kalimat selanjutnya, “Dan satu lagi, di lingkungan Sabbala Kelurahan Bonto Ramba. Mobil truk pengangkut pasir tiap hari lewat depan kantor camat. Katanya, lahan tidak produktif lagi, tapi rata-rata orang menyerahkan tanah digali karena terancam lokasinya, karena sudah naik air asin.”

Dia mengaku sangat khawatir jika musim kemarau tiba, air yang selama ini digunakan oleh petani lewat pompanisasi sudah berubah jadi asin karena sangat berdekatan dengan saluran air yang tembus ke laut.

“Tolong dikonfirmasi atau turun ke lapangan melihat langsung tambang tersebut, tanpa menyebut sumber informasi, terima kasih,” katanya.

Berita Terkait :
Aliansi Masyarakat Tanakeke, Protes Rencana Penambangan Pasir Laut di Perairan Takalar

Berbekal informasi tersebut Tim MAKASSARCHANNELCOM melakukan penulusuran selama beberapa hari di lokasi dimaksud. Hasilnya, rilis sang tokoh masyarakat itu, tentang tambang pasir ilegal itu benar. Beberapa warga yang dihubungi membenarkan informasi itu. Mereka bermukim dan berkebun di sekitar lokasi penambangan liar itu.

Jawaban para petani ini nyaris seragam. “Kita ini orang kecil, mau diapalagi. Wabup Gowa Abd Rauf Karaeng Kio saja pernah ke lokasi dan melarang penambangan ilegal itu, tidak dianggap. Apalagi kami ini kamase.”

Karena takut akibatnya, mereka tak ingin menyebut nama dan diambil gambarnya saat ditemui. Upaya media ini menemui pengelola tambang bernama Daeng Nombong belum berhasil hingga berita ini ditayangkan. Setiap ke lokasi, pekerjanya selalu berdalih sang bos sedang sibuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *