DPRD Minta Bupati Takalar Tepati Janji Soal Perangkat Desa Sampulungan

Sebagian perangkat Desa Sampulungan berada di emperan Gedung DPRD Takalar menunggu rapat dengan wakil rakyat berlangsung, Kamis (27/8/2020). (Foto : Muh Said Welikin/MAKASSARCHANNELCOM)

MAKASSARCHANNEL.COM – Ketua DPRD Takalar M Darwis Sijaya didampingi Ketua Komisi I Nurdin HS menerima kunjungan para perangkat Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara (Galut) yang ingin mengetahui nasib mereka setelah memenangkan tuntutan di PT TUN.

Perangkat Desa Sampulungan itu, diterima oleh legislator di Ruang Komisi I DPRD Takalar, Kamis (27/8/2020). Mereka mengisahkan sudak-duka perjuangannya untuk mendapatkan keadilan di negeri ini.

Salah seorang wakil perangkat desa menceritakan suka-duka dalam memperjuangkan keadilan. Cukup panjang waktu yang dihabiskan untuk perjuangan itu. Tak terhitung nilai tenaga dan biaya yang harus dikeluarkan untuk sebuah keadilan.

Untuk meyakinkan bahwa mereka memenangkan perkara, wakil dari perangkat desa itu membacakan amar putusan PT TUN secara lengkap.

Dalam pertemuan yang dihadiri hampir semua anggota Komisi I DPRD Takalar itu, dihasilkan dua keputusan.

Berita Terkait :
Bupati Takalar Tak Patuhi Putusan PTUN, Yusuf Karma Bilang Begini

Pertama, secara kelembagaan, DPRD Takalar akan menyurati Bupati untuk sesegera mungkin mengembalikan para perangkat desa ke posisi semula. Dalam surat yang ditujukan ke Bupati itu akan dilampirkan amar putusan PT TUN.

Kedua, DPRD secara kelembagaan akan menagih janji yang perna diucapkan Bupati Takalar dalam rapat paripurna. Saat itu, Bupati berjanji akan mengembalikan perangkat desa yang dipecat ke posisi semula.

Usai pertemuan, salah seorang perangkat desa yang dipecat, Daeng Gau, kepada media ini mengisahkan betapa rumitnya perjuangan mereka untuk mendapat/ mencari yang namanya keadilan.

Dia berharap kunjungan mereka ke DPRD Takalar kali ini, merupakan kunjungan terakhir dalam perjuangan mereka untuk mendapatkan keadilan. (kin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *