Kejari Takalar Eksekusi Terpidana Anggota DPRD Amiruddin Mami, Penasehat Hukum Bilang Ini

Andi Asrizal. (Foto : M Said Wilikin/MAKASSARCHANNELCOM)

MAKASSARCHANNEL – Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar akhirnya mengeksekusi anggota DPRD Takalar Amiruddin Mami, ke Lapas Makassar. Meski sudah berkekuatan hukum dibuktikan dengan turunnya putusan Mahkama Agung, namun eksekusi ini sempat tertunda.

Dalam salah satu amar putusan MA perkara Haji Mami, sapaan akrab Amiruddin Mami, disebutkan bahwa yang bersangkutan divonis enam bulan penjara, sehingga jaksa penuntut umum seharusnya segera melakukan eksekusi setelah menerima salinan putusan itu.

Eksekusi terhadap Haji Mami, tertunda lantara yang bersangkutan dinyatakan reaktif saat menjalani rapid test sebelum menjalani hukuman. Atas dasar itu kejaksaan memutuskan menunda eksekusi.

Terkait kasus Haji Mami ini, Tim DPRD Takalar melakukan konsultasi hukum dengan Akademisi Universitas Muslim Indonesia Makassar, Prof DR Lauddin Marsuni, tentang langkah-langkah yang akan diambil dewan.

Ekekusi kejaksaan terhadap Haji Mami ini membuat penasehat hukumnya, Andi Asrizal, kececwa.

Berita Terkait :
Terpidana Ijazah Palsu Amiruddin Mami Otomatis Berhenti Sebagai Legislator, Ketua DPRD Takalar Bilang Begini

Kepada media di Pengadilan Negeri Takalar, Senin (24/8/2020), Asrizal mengatakan, “Karena di sini pengadilan, seharusnya JPU menghargai dan menghormati pengadilan. Tidak serta-merta menginjak kepala pengadilan. Tapi oke lah, karena ini hukum maka kita harus legowo.”

Yang jadi persoalan menurut Asrizal adalah, “Saat ini, Amiruddin Mami lagi menggunakan haknya, melakukan upaya hukum PK (Peninjaun Kembali) dan lagi berproses, sehingga semestinya menunggu dulu hasil. Itu namanya menghargai hukum.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *