Hasan Sijaya Bicara Transformasi Perpustakaan Di Monev Sekprov Sulsel

MAKASSARCHANNEL.COM – Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan tugas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Sulsel berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sulsel, Rabu (12/8/2020).

Selain para kepala OPD, Rapat Monev yang dipimpin Asisten Administrasi Setda Sulsel, Tautoto TR itu, dihadiri pula Prof Dr Zulkifli Hasan dari Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sulawesi Selatan.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel Asri Sahrun Said, mengapreasiai DPK Sulsel yang menjadi tuan rumah dalam pertemuan ini dan berharap bisa menjadi model untuk pertemuan selanjutnya.

Tautoto mengatakan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut perintah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah terkait pelaksanaan tugas masing-masing OPD dan berharap pertemuan ini ada progres yang bisa dilaporkan pada pertemuan berikutnya.

Tautoto juga berharap ada ikon khusus untuk perpustakaan dan minta bantuan Dinas Kominfo membantu jaringan internet untuk perpustakaan multimedia yang dikembangkan kembali sejak Hasan Sijaya menjabat Kepala DPK Sulsel.

Berita Terkait :
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Tetap Kreatif Di Masa Covid-19

Hasan Sijaya melaporkan progres kegiatan yang dilaksanakan untuk dua bidang kegiatan yang menjadi kewenangan DPK Sulsel yaitu bidang perpustakaan dan kearsipan.

Bidang perpustakaan telah bertransformasi melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang menjadi salah satu prioritas nasional untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia. Sehingga perpustakaan bukan saja menjadi pusat ilmu pengetahuan tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dan pusat kebudayaan.

“Transformasi ini membuat semakin luwes berkegiatan, sehingga kami mencoba mengimplementasikan keinginan Bapak Gubernur membangun perpustakaan desa dan perpustakaan lorong di perkotaan sebanyak 2.600 titik hingga akhir masa jabatannya. Tahun ini sudah mereplikasi 70 titik. Insya Allah di akhir tahun nanti sekitar 125 titik kami bangun di setiap desa,” katanya.

Kegiatan lain yang dilaksanakan terkait pengembangan dan pelibatan masyarakat di perpustakaan, DPK Sulsel bekerja sama dengan Kabar Grup Indonesia dengan melibatkan akademisi, seniman, budayawan, penulis, dan penggiat literasi melaksanakan Festival Aksara Lontara untuk membangun peradaban dan melestarikan warisan budaya Sulawesi Selatan.

“Selain itu, DPK Sulsel juga akan melaksanakan kegiatan Festival Tari Pakarena Turiolo dan Tuntung Rinci,” katanya. Melalui rilis yang diterima media ini.

Dalam bidang kearsipan, sedang dilaksanakan pembinaan arsip keluarga, pembinaan arsip di OPD, dan telah melakukan kerja sama dengan LAN Makassar untuk membuka jurusan Kearsipan. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *