ASN Dan Anggota Legislatif Ikut Pilkada, Ini Kata Ketua Presidium JaDI Luwu Utara

Ketua PresidiumJaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Luwu Raya Abdul Aziz. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Anggota legislatif, Aparat Sipil Negara (ASN), penyelenggara pemilu tingkat pusat dan daerah wajib mundur dari jabatannya bila maju sebagai peserta Pilkada. Baik sebagai Calon kepala daerah maupun wakil.

Ketua PresidiumJaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Luwu Raya Abdul Aziz mengatakan, tahapan Pilkada di KPU sedang berjalan. Pasanga calon (Paslon) pastinya telah tahu dan KPU harus mengingatkan agar persyaratan tersebut.

“Jika ingin maju, surat permohonan diri sudah harus ada bagi yang berstatus ASN, anggota legislatif maupun TNI/Polri,” kata Azis, Kamis (30/7/2020).

Berita Terkait :
JaDI Usul Pilkada Lutra Ditunda

Jika melihat jadwal Pilkada 2020 ini, kata Azis, maka paling lambat saat penetapan calon, 23 September 2020, atau tanggal sebelumnya, bagi yang berstatus ASN, anggota legislatif maupun TNI/Polri sudah harus mundur.

“Saat itu, KPU sudah terima semuanya. Termasuk surat keputusan yang bersangkutan telah diberhentikan baik ASN, anggota legislatif dan anggota TNI/Polri,” jelas Aziz yang juga mantan anggota KPU Lutra itu. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *