PDIP Takalar Bawa “Buaya Hitam Moncong Putih” Ke Ranah Hukum, Terlapor Bilang Begini

Terlapor dugaan pelecehan, Arsad Rewa, menyerahkan surat permintaan maaf kepada PDI Perjuangan di kediaman Ketua DPC PDI Perjuangan Takalar. (Foto : M Said Welikin).

MAKASSARCHANNEL.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Takalar mengadukan akun facebook atas nama Arsad Rewa ke polisi yang diduga melecehkan logo PDI Perjuangan dalam postingan gambar Buaya Hitam Moncong Putih.

Pengaduan tersebut sudah dimasukkan ke polisi oleh Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Takalar, Albert George, Senin (27/7/2020).

Albert George di Sekretariat PDI Perjuangan Takalar mengatakan, “Pertimbangan dilakukan pengaduan ini karena warga PDIP, baik anggota, kader, simpatisan, organisasi sayap, organisasi otonom, serta pengurus PDIP Takalar merasa tidak nyaman, merasa dilecehkan. Mereka telah memutuskan melalui rapat, bahwa permasalahan ini harus dibawa ke Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres Takalar.”

Pengaduan tersebut, menurut Robert George, bukan karena pelecehan nama, tetapi logo dan harus dilihat secara integral (utuh). Bukan hanya gambar banteng atau buaya, tetapi dasar merah dalam lingkaran, mata merah, dan moncong putih, yang ditafsirkan ada unsur melecehkan logo PDIP.

Berita Terkait :
“Buaya Moncong Putih” Hebohkan PDIP Takalar

Dikatakan, “Dengan adanya dugaan pelecehan logo, BBHAR melakukan langka preventif, bahwa ada delik aduan yang perlu dilakukan karena unsur-unsur hukum dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016(UU ITE (Pasal 27 ayat 3), pasal 28 ayat 2, dan kitab Undang-Undang Pidana pasal 315 dan 316, dirasa cukup untuk melakukan pengaduan ini.”

Robert berharap, pihak Polres Takalar bekerja secara profesional, berintegritas, dan peka untuk menelusuri dan menuntaskan kasus tersebut ke tingkat penyidikan.


Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat PDI Perjuangan Takalar, Albert George, saat memasukkan laporan di Polres Takalar, Senin (27/7/2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *