KPU Luwu Utara Gelar Coklit Serentak

MAKASSARCHANNEL.COM – KPU Kabupaten Luwu Utara menggelar Gerakan Klik Serentak (GKS) dan Gerakan Coklit Serentak (GCS) mengawali pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pilkada Luwu Utara, 9 Desember 2020.

Komisioner KPU Lutra, Rahmat, mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih dan kepastian penyusunan daftar pemilih dengan baik.

“Gerakan Klik Serentak digelar serentak di Lutra pasca banjir bandang, Rabu (15/7/2020) yang dipusatkan di Sekretariat KPU Lutra diikuti oleh seluruh jajaran PPK, PPS, PPDP, bahkan masyarakat umum,” katanya.

Ia mengatakan, GKS merupakan gerakan mengunjungi website lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

“Masyarakat juga bisa langsung mengecek dirinya di website tersebut. Apakah telah terdaftar atau belum dalam kegiatan gerakan klik serentak ini,” tambah Rahmat.

Terpisah, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sabbang Selatan, Muh Nahrul mengatakan, semua desa menggelar kegiatan GCS, Sabtu 18 Juli 2020.

Sesuai surat KPU RI No 522 tahun 2020, Gerakan Coklit Serentak adalah kegiatan apel kesiapan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) sebelum proses Coklit dilaksanakan.

Berita Terkait :
KPU Lutra Bilang PPDP Yang Reaktif Rapid Test Langsung Diganti

“Seluruh Komisioner KPU Kabupaten Lutra, ketua dan anggota PPK serta anggota PPS secara serentak ikut bersama PPDP melaksanakan Coklit di rumah tokoh-tokoh masyarakat, anggora DPRD yang terdaftar di dokumen A-KWK mulai pukul 08.00 Wita,” ujar Muh Nahrul, Sabtu (18/7/2020).

Ditambahkan, dalam Gerakan Coklit Serentak 18 Juli 2020, setiap PPDP mendatangi minimal lima rumah pemilih di masing-masing wilayah kerjanya.

Jika dalam gerakan tersebut ditemukan pemilih yang belum memiliki atau belum melalukan perekaman KTP elektronik, maka PPDP harus memeriksa Kartu Keluarga (KK) yang bersangkutan untuk memastikan pemilih tersebut adalah penduduk pada daerah pemilihannya dan dicatat pada formulir A-KWK atau A.A-KWK dengan keterangan belum memiliki KTP elektronik.

Dua gerakan secara nasional ini sebagai bagian dari upaya KPU meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020. Serta memastikan bahwa semua penduduk di daerah pemilihan yang telah memenuhi syarat untuk memilih terdata dan dapat memilih di hari H (9/12/2020).

“Proses Coklit tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Seluruh PPDP yang bertugas dipastikan telah nonreaktif Covid-19 karena telah di-rapid test serta akan menggunakan alat pelindung diri (APD),” kata Muh Nahrul. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *