Begini Nasib Penghina Polisi Di Toraja Utara

MAKASSARCHANNEL.COM – Tim Gabungan Resmob Polda Sulsel dan Polres Toraja Utara menyergap Amda Mandala Salurante (AMS) di kediamannya, Jl Diponegoro, Kelurahan Pasele, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara (Torut).

AMS yang diketahui sebagai putra salah seorang anggota DPRD Toraja Utara itu dibekuk lantaran menantang dan menghina polisi di arena judi sabung ayam. Pria itu juga disebut-sebut sebagai bandar judi sabung ayam.

Kapolres Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajat, membenarkan penangkapan itu dan mengatakan pelaku AMS dituntut dengan pasal penghinaan terhadap pejabat, penguasa, dan badan hukum yang sedang melaksanakan tugas.

“Pria AMS ini disergap tim gabungan Resmob Polda Sulsel dan Polres Torut, Selasa (7/7/2020) pagi, karena menantang dan menghina polisi yang sementara tugas membubarkan judi sabung ayam. Dia juga melakukan penghujatan,” kata Yudha.

Kapolres Yudha mengatakan, video mengancam dan menghina anggota Polisi yang sedang bertugas membubarkan judi sabung ayam itu viral di media sosial. Polisi, yang ada dalam video itu bertugas membubarkan arena judi sabung ayam di Tondon.

Berita Terkait :
Kebakaran Di Pasar Bolu Toraja Utara, Dua Rumah Dan Motor Hangus

Dalam video yang beredar, memperlihatkan seorang pria berteriak-teriak menantang polisi dan menunjuk-nunjuk polisi. Dia teridentifikasi sebagai AMS yang merupakan bandar judi sabung ayam di Torut. Dia menolak saat polisi membubarkan sabung ayam tersebut. Bahkan, menantang polisi.

“Kau mau lawan kah, saya lawan ko,” ujar pria pemilik lokasi arena sabung ayam di Tondon, sambil mengumpat dengan kata-kata makian tak layak.

Sejumlah warga lainnya dalam video itu terlihat menenangkan AMS. Namun AMS justeru melanjukan aksinya dengan menendang kursi plastik. Dalam video itu juga terdengar AMS menghujat polisi.

Saat penangkapan, hadir Kasat Reskrim Polres Toraja Utara AKP Hardjoko, Kasat Sabhara AKP Daryatmo, Kasat Intelkam Iptu Welfrick K Ambarita, Panit I Resmob Polda Sulsel Iptu Afhi Abrianto dan sejumlah personel dari Polda Sulsel dan Polres Torut.

Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajat mengatakan, Pelaku sudah dibawa ke Polda Sulsel untuk keperluan penyidikan dan mempertanggungjawabkan perbuatan aksinya. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *