Pemkab Lutim Teken MoU dengan BPJS Kesehatan

MAKASSARCHANNEL.COM – Agar seluruh warga Kabupaten Luwu Timur memiliki akses Jaminan Kesehatan bermutu, Pemkab Lutim melakukan penandatangan perjanjan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) Universel Health Coverage dengan BPJS Kesehatan.

MoU ini ditandatangani oleh Bupati Luwu Timur HM Thoriq Husler dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo Subkhan di Aula Rujab Bupati, Senin (29/06/2020). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Luwu Timur H Bahri Suli, Plt Kadis Kesehatan dr Rosmini Pandin, dan seluruh kepala Puskesmas se-kabupaten Luwu Timur.

Universal Health Coverage (UHC) adalah sistem pejaminan kesehatan yang memastikan seluruh penduduk atau paling sedikit 95 persen terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS.

Bupati Luwu Timur Thoriq Husler mengatakan, kerja sama ini dilakukan untuk mewujudkan terselenggaranya pemberian jaminan kesehatan yang layak bagi setiap peserta dan/atau anggota keluarganya sebagai pemenuhan kebutuhan dasar hidup penduduk Luwu Timur.

“Penandatangan MoU UHC antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan BPJS merupakan langkah nyata komitmen pemerintah dalam mengintegrasikan para peserta Jamkesda ke BPJS Kesehatan sesuai dengan amanat peraturan perundangan-undangan yang berlaku,” kata Husler.

Berita Terkait :
Telkomsel Diminta Benahi Jaringan Blankspot Di Lutim

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Subkhan, mengungkapkan jumlah peserta jaminan kesehatan nasional di Luwu Timur hingga Juni 2020 sebanyak 287.518 jiwa atau 95,72 persen dari jumlah penduduk Lutim.

Subkhan mengklaim, jumlah peserta program JKN-KIS tersebut sudah melebihi batas minimal capaian kepesertaan atau Universal Health Coverage (UHC) yang diamanatkan pemerintah pusat.

Subkhan mengatakan, pencapaian UHC kepesertaan JKN-KIS di Lutim merupakan bukti Pemkab Lutim memberikan kepastian perlindungan atas hak jaminan sosial kesehatan bagi penduduknya.

“Kami mengapresiasi langkah konsisten Pemda Kabupaten Luwu Timur dalam memberikan dukungan secara berkelanjutan terhadap implementasi program JKN-KIS. Kami berharap jumlah peserta dapat terus bertambah demi tercapainya UHC Kabupaten Luwu Timur,” ujar Subkhan. (yul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *