Kasus RSUD Sulthan Daeng Radja Bulukumba Terus Bergulir, DPRD Lakukan Ini

MAKASSARCHANNEL.COM – Sejak kasus pelampauan bayar target pendapatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Daeng Radja Bulukumba tahun anggaran 2019 mencuat, awal tahun 2020, isunya langsung menggelinding dan menjadi bahan perbincangan publik.

Dikabarkan, jumlah pembayaran yang dipersoalkan itu relatif besar. Nilainya, mencapai Rp5 miliar lebih. Tak heran, jika isu itu menjadi perbincangan hangat di ranah publik dan menuai sorotan.

Melihat perkembangan kasusnya yang masih stagnan, warga khawatir penanganan penyimpangan yang merugikan negara itu akan menguap sama seperti sejumlah kasus sebelumnya yang tidak jelas penyelesaiannya.

Lutfi Daeng Matele, salah seorang putra Bulukumba yang kini bermukim di Makassar, kepada media ini mengatakan, media perlu mengawal kasus tersebut agar diusut tuntas. Tidak bernasib sama seperti proyek jembatan yang mangkrak misalnya.

Salah seorang anggota DPRD Bulukumba dari Fraksi Gerindra saat ditemui di kediamannya, Selasa(2/6/2020) sore, mengakui adanya, kasus yang melilit RSUD Sulthan Daeng Radja Bulukumba itu. Hanya saja, dia enggan menjelaskannya secara detail karena masih sedang dilakukan pendalaman.

Berita Terkait :
Pilkada Bulukumba 2020 Tanpa Calon Independen

“Saat ini, saya tidak bisa berbicara lebih detail terkait kasus tersebut, karena ada dua pertimbangan,” kata legislator Partai Gerindra tersebut.

Pertama, kasusnya masih perlu pendalaman. Rencananya, Rabu (3/6/2020), DPRD Bulukumba bakal minta tanggapan konsultan publik secara virtual. Setelah itu, kami akan tentukan langkah lanjutan. Mungkin akan bertemu langsung dengan konsultan bersangkutan untuk membahasnya lebih detail.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *