Ditengarai Gelapkan Dana Corona, Polisi Gerebek Rumah Gubernur Rio de Janeiro

Wilson Witzel (Foto : AP Photo/Silvia Izquierdo)

MAKASSARCHANNEL.COM – Gubernur Rio de Janeiro, Brasil, Wilson Witzel, meradang. Polisi menggerebek kediamannya terkait penyelidikan dugaan penggelapan dana pembangunan rumah sakit darurat untuk merawat pasien virus Corona (Covid-19).

Kepolisian federal juga menggerebek bekas rumah Witzel dan beberapa lokasi lainnya di Rio de Janeiro dan Sao Paulo.

Kepolisian federal Brasil dalam sebuah pernyataan menyebutkan, “Atas kecurigaan bahwa jaringan korup… menggelapkan uang negara yang dialokasikan untuk merespons darurat kesehatan publik yang disebabkan oleh virus Corona.”

Dikutip dari AFP, Rabu (27/5/2020), Witzel mengecam penggerebekan yang dilakukan, Selasa (26/5/2020) waktu setempat itu sebagai ‘persekusi politik’ oleh pemerintahan Presiden Jair Bolsonaro.

Berita Terkait :
Ketua DPR AS Nancy Pelosi Robek Naskah Pidato Presiden Trump

Dari sembilan RS darurat yang seharusnya dibangun di Rio de Janeiro, hanya tiga yang telah selesai pembangunannya. Witzel menyangkal dirinya melakukan tindak penggelapan tersebut.

Witzel yang dikenal kerap berselisih dengan Presiden Bolsonaro ini, menyebut dirinya menjadi target untuk alasan politik.

Beberapa waktu terakhir, Witzel berselisih dengan Bolsonaro yang tidak suka dengan instruksi tetap di rumah yang diberlakukan Witzel di Rio de Janeiro.

Bolsonaro yang meremehkan virus Corona, secara rutin menyerang kebijakan-kebijakan para gubernur di Brasil, dengan menyebut kebijakan semacam itu tidak diperlukan dan hanya melukai perekonomian.
“Apa yang terjadi pada saya sekarang, akan terjadi pada gubernur-gubernur lainnya yang dianggap sebagai musuh. Saya tidak akan menundukkan kepala saya… dan saya tidak akan berhenti berjuang melawan fasisme, kediktatoran baru di negara kita,” tegas Witzel.

Berbicara di luar Istana Kepresidenan Brasil, Bolsonaro sambil tersenyum menyampaikan ‘selamat kepada kepolisian federal’ atas penggerebekan tersebut. (bas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *