Dua Pasien Covid-19 Dari Klaster Temboro Lutra Sembuh, Satu Positif Dari Klaster Rumpun Keluarga

MAKASSARCHANNEL.COM – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Luwu Utara, Komang Krisna, menginformasikan, per Senin (25/5/ 2020), dua pasien dari klaster Temboro dinyatakan sembuh. Di saat yang sama, satu orang dari klaster rumpun keluarga terkonfirmasi positif.

“Yang dinyatakan sembuh bertambah dua orang, sehingga jumlah kasus keseluruhan yang sembuh menjadi 24 orang. Tapi kami juga menerima kabar ada satu kasus terkonfirmasi positif berasal dari klaster rumpun keluarga yang berdomisili di Kecamatan Masamba,” ungkap Komang, Senin (25/5/2020), di Masamba.

Disebutkan, pasien baru berinisial RH itu berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab test atau uji PCR. Data pasien ini didapat dari hasil contact tracing dari klaster rumpun keluarga yang dilakukan Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Luwu Utara, beberapa waktu lalu.

“Hingga saat ini, total kasus positif dari klaster rumpun keluarga sebanyak sembilan orang,” ungkap Komang.

Terkait penambahan kasus positif ini, lanjut Komang, TGC Dinkes Lutra akan melakukan lagi contact tracing terhadap seluruh tetangga yang berdekatan dengan pasien baru tersebut.

Berita Terkait :
Satu Lagi Santri Temboro Asal Lutra Sembuh Dari Corona

“Rencananya, RH akan dibawa ke Makassar untuk dilakukan proses pemulihan,” kata Komang yang juga Kabid Pencegahan dan pengendalian Dinkes Lutra ini.

Dijelaskan, pertumbuhan kasus baru meningkat karena banyak faktor. Di antaranya karakter penduduk yang sangat menyukai keramaian, pesta, ngopi bareng, dan aktivitas sosial lainnya, sehingga gelombang kasus bervariasi antar-wilayah dan ini akan memperpanjang periode pertumbuhan jumlah kasus secara keseluruhan.

Hingga, Senin 25 Mei 2020, orang dalam pemantauan mencapai 193 orang, selesai pemantauan 190 orang, dan tiga orang dalam proses pemantauan. Kasus pasien dalam pengawasan (PDP) ada 26 orang, sehat 24 orang, satu dirawat dan satu meninggal, serta 17 orang masih dikarantina. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *