Pj Wali Kota Makassar Tidak Larang Keramaian, Ini Syaratnya

MAKASSARCHANNEL.COM – Pj Wali kota Makassar, Yusran Jusuf, membeberkan Pemerintah Kota Makassar akan segera menerbitkan Perwali baru, terkait penanggulangan penyebaran virus corona (Covid-19) di Makassar.

Itu sejalan dengan rencana Pemkot Makassar yang tak akan melanjutkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah berlangsung sejak 24 April dan bakal berakhir 22 Mei 2020. Awalnya, PSBB ini diskenariokan bakal berlangsung dua tahap.

“Kan PSBB berakhir 22 Mei. Jadi nanti tentu tetap akan diatur mengenai penerapan protokol kesehatan. Tetap ada peraturan nanti,” kata Yusran di Rujab Gubernur Sulsel, Senin (18/5/2020).

Masyarakat Kota Makassar, menurut mantan Dekan Fakultas Kehutanan Unhas itu, tidak perlu memperdebatkan jika terjadi keramaian, asal tetap pada protokol kesehatan.

“Pusat juga sudah memberikan relaksasi antara ekonomi dan kesehatan. Ini tidak perlu dipertentangkan. Intinya, kita harus bersahabat dengan covid. Tidak apa ramai, kalau keluar rumah yang penting pakai masker,” katanya.

Berita Terkait :
Makassar Bakal Ikut Jejak Gowa Hentikan PSBB

Dengan begitu, kata Yusran, toko atau pusat belanja ke depan akan beroperasi namun tetap dalam pengawasan. Misalnya, ditempatkan petugas gugus di mal-mal.

“Jadi, semua toko nanti akan ada tim gugus di semua tempat keramaian. Itu untuk memastikan bahwa lokasi tersebut sudah melakukan protokol kesehatan. Tim juga akan memantau dan mengawasi. Nah, itu kita mau libatkan relawan,” katanya.

Ia juga menyebut, ke depannya, Tim Gugus Tugas Covid-19 akan bertugas di masjid-masjid dan tempat ibadah lainnya.

“Jadi kita massif nanti. Bisa lihat, termasuk nanti di tempat-tempat ibadah. Nantinya, ada yang atur ada yang awasi kemudian ada yang mamantau. Kita jamin, pintu keluar dan pintu masuknya,” katanya.

Sebagai informasi, kasus Covid di Makassar saat ini sebanyak 313 orang yang positif terpapar virus Corona. Sementara pasien dalam pengawasan 195 orang, dan 160 proses pemantauan. (mun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *