Terjadi Kerumunan Saat Pencairan Dana BST Di Kantor Pos Baebunta Lutra

MAKASSARCHANNEL.COM – Pencairan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos melalui Kantor Pos di Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, mengabaikan imbauan pemerintah untuk tetap menjaga jarak saat berinteraksi. Bahkan, banyak warga yang tidak mengenakan masker.

Kantor Pos Baebunta yang terletak di jalan jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Baebunta digunakan sebagai tempat penyaluran dana BST bagi warga yang bermukim di Kecamatan Baebunta, Baebunta Selatan, Sabbang, dan Kecamatan Sabbang Selatan.

Pantauan MAKASSARCHANNELCOM di Kantor Pos Baebunta, melaporkan, belum semua warga patuh pada imbauan pemerintah. Selain banyak yang tidak mengenakan masker, mereka juga terlihat berkerumum saat menunggu giliran dilayani.

Rizal, salah seorang warga Desa Sassa’ Kecamatan Baebunta, yang datang ke kantor tersebut, mengantar keluarganya mengatakan, pemerintah perlu mengevaluasi proses pencairan dana di Kantor Pos Baebunta ini, karena sepertinya menyalahi imbauan pemerintah tentang protokol penanganan Covid-19.

Berita Terkait :
Bupati Lutra Salurkan Bantuan Sosial Tunai Kemensos

“Tolong pihak Pemerintah Kabupaten Luwu Utara koordinasikan dengan pemerintah kecamatan dan polisi serta TNI untuk memperketat jaga jarak tempat duduk dan antrean,” tutur Rizal.

Terpisah, Camat Baebunta, Andi Yasir Pasandre, mengatakan ada dua cara pencairan BST, yakni melalui rekening bank yang ditunjuk pemerintah serta Kantor Pos.

“Untuk pencairan di kantor Pos, kami bersama Polsek dan Koramil sudah meminta agar diberlakukan physical distancing dan ada pengaturan waktu, sehingga tidak terjadi penumpukan massa. Tapi, himbauan kami tak dihiraukan masyarakat,” kata Camat Baebunta.

Andi Yasir Pasandre juga mengimbau warga bersikap jujur. Jika ada yang dobel mendapatkan bantuan sosial tersebut agar segera melapor.” (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *