Pasien Positif Covid-19 Palopo Sempat ke Luwu Utara

Juru Bicara Covid-19 Palopo, dr Ishak Iskandar. (Foto : Yustus/ MAKASSARCHANNELCOM)

MAKASSARCHANNEL.COM – Pasien positif corona berusia 28 tahun yang tinggal bersama ibunya di Palopo, sudah dibawa ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Makassar untuk menjalani perawatan.

Juru Bicara Covid-19 Palopo, dr Ishak Iskandar, yang dikonfirmasi, membenarkan informasi adanya pasien positif corona berinisial HY yang sudah dibawa ke Makassar, Kamis (30/4/2020).

“Betul, malam kemarin dirujuk ke rumah sakit rujukan di Makassar. Kalau bukan di RS Unhas mungkin di RSUD Wahidin,” jelas dr Ishak.

Lima perawat DI salah satu rumah sakit yang sempat menangani HY sebelum dirujuk ke Makassar, menurut dr Ishak, juga sudah diisolasi di RSUD Sawerigading Palopo sebagai langkah antisipasi.

“Jadi, kami sampaikan agar publik di Kota Palopo dan Luwu Utara tenang. Insyaallah kita tidak akan terkena jika mau mendengar imbauan pemerintah. Jaga jarak, pakai masker, stay at home, dan konsumsi gizi, sayur-sayuran dan buah-buahan,” katanya.

Berita Terkait :
Melanggar, Satpol PP Tertibkan APK Jokowi

“Mengenai pasien HY, sudah kami kirim ke rumah sakit rujukan di Makassar. Keluarganya juga sudah kita karantina dan 5 perawat yang menangani HY juga mulai malam kemarin kita isolasi semuanya di RSUD Sawerigading,” urai Jubir Covid-19 Palopo itu.

Dijelaskan juga bahwa empat anggota keluarga HY yang selama ini tinggal serumah di Kelurahan Luminda Balandai, Kota Palopo juga sudah ditangani. Selain diisolasi, mereka juga akan di-SWAB dan sampel lendirnya akan dikirim ke Laboratorium BBLK Makassar untuk pemeriksaan PCR guna memastikan jika keluarga pasien dan lima perawat tersebut tidak ikut terpapar virus corona.

Sebelum dinyatakan positif Covid-19, HY diketahui pernah melakukan perjalanan ke Desa Dandang, Kecamatan Sabbang Selatan, Luwu Utara mengunjungi ayahnya. Selanjutnya, dia ke Desa Tandung, Kecamatan Sabban,g mengunjungi beberapa keluarga lainnya.

Terkait kunjungan pasien HY itu ke rumah keluarganya di Luwu Utara, Camat Sabbang Selatan Fatmawati Beddu Syam, Kepala Puskesmas Sabbang Selatan Sudarmi SKM, Bidan Pustu Dandang Jumrana, dan Tim Gerak Cepat Puskesmas Sabbang Selatan sudah memberi arahan kepada keluarga bersangkutan agar tidak panik dan disarankan melakukan isolasi mandiri di rumah saja. (yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *